Penelitian ini menganalisis konsep amanah, disiplin waktu, dan peran guru sebagai uswah (teladan) dalam perspektif pendidikan Islam. Kajian dimulai dari landasan teologis konsep amanah berdasarkan Q.S. An-Nisa: 58 serta hadis-hadis Nabi SAW yang menegaskan amanah sebagai fondasi moral dalam kehidupan manusia. Nilai amanah kemudian dipahami dalam dua dimensi, yaitu prinsip sebagai pengendalian diri intrinsik dan penerapannya melalui tata tertib sekolah yang mencakup amanah terhadap waktu, sarana, dan pengetahuan. Analisis terhadap hadis Ibnu Umar menunjukkan bahwa disiplin waktu merupakan elemen penting dalam pembentukan karakter siswa, terutama melalui prinsip anti-penundaan dan efisiensi waktu. Nilai-nilai tersebut ditegaskan kembali dalam sistem kedisiplinan sekolah serta diperkuat oleh konsep ketaatan kepada pemimpin berdasarkan hadis riwayat Shahih Bukhari 2737. Selain itu, kajian ini menekankan peran strategis guru sebagai uswah yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi menjadi figur moral yang perilakunya ditiru oleh siswa. Keteladanan guru yang berlandaskan amanah profesi, konsistensi perilaku, dan integritas terbukti memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi antara amanah, disiplin waktu, dan keteladanan guru membentuk ekosistem pendidikan yang efektif dalam menumbuhkan karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab pada peserta didik.