Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kecenderungan Pemahaman Gaya Gesek Secara Matematis Naf'atuzzahrah; Huraiza Mahmudah
Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual Vol. 3 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppik.v3i1.1475

Abstract

Pengabdian ini bertujuan menganalisis kecenderungan pemahaman konsep gaya gesek secara matematis bagi mahasiswa pendidikan fisika semester I. Akhir pengabdian ini ditargetkan telah diketahui kecenderungan pemahaman  mengenai konsep gaya gesek secara matematis serta diarahkan menuju konsep yang benar kepada mahasiswa pendidikan fisika semester I, Universitas Mataram sebagai salah satu upaya pencapaian pemahaman konsep fisika yang utuh dan memadai. Metode: Pada awal pengabdian, dilakukan analisis kecenderungan pemahaman mahasiswa tentang konsep gaya gesek secara matematis. Selanjutnya, dilakukan identifikasi kesesuaian konsep berdasarkan ilmu fisika. Tahap akhir dari pengabdian ini, mahasiswa memiliki pemahaman konsep yang benar tentang gaya gesek dengan pendekatan konseptual. Hasil temuan yang diperoleh yaitu dapat diketahui bahwa mahasiswa cenderung terjebak pada perhitungan matematis dan kurang terbiasa untuk menganalisis fenomena atau kasus dalam fisika dengan pendekatan konseptual. 
Integrasi Pembelajaran IPA dengan Lingkungan Ekowisata Melalui Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Sekotong, Lombok Barat Naf'atuzzahrah; Huraiza Mahmudah
Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppik.v2i1.1528

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan salah satu bentuk pengabdian yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori ke dalam konteks nyata. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan lingkungan ekowisata sebagai sumber pembelajaran pada sekolah menengah pertama (SMP). KKL dilaksanakan melalui survei lokasi ekowisata, observasi sekolah, penyusunan perangkat pembelajaran berbasis kurikulum merdeka terintegrasi ekowisata, pelaksanaan pembelajaran, serta evaluasi kegiatan secara menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lingkungan ekowisata Mangrove Tanjung Batu memiliki potensi edukatif yang dapat diintegrasikan dalam materi IPA, khususnya pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Kegiatan ini mendukung pelaksanaan pembelajaran kontekstual, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat kompetensi pedagogik mahasiswa. Namun beberapa hambatan ditemukan seperti keterbatasan fasilitas dan waktu pelaksanaan. Secara keseluruhan, kegiatan KKL dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pembelajaran IPA berbasis lingkungan dan ekowisata.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN KREATIVITAS SAINS (IPA) UNTUK ANAK-ANAK DI DUSUN TATO, DESA SANDIK, BATULAYAR Naf'atuzzahrah
Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppik.v2i1.1558

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah bentuk kegiatan tridharma perguruan tinggi. Adapun sasaran yang dipilih dalam kegiatan KKN Era New Normal ini adalah Dusun Tato. Dusun Tato merupakan salah satu dusun yang ada di Desa Sandik. Pandemic Covid-19 yang melanda dunia saat ini berdampak pada seluruh bidang kehidupan, salah satunya yaitu sektor pendidikan. Salah satu dampak yang ditimbulkan yaitu kurangnya interaksi antara guru dan peserta didik bahkan antar-peserta didik itu sendiri. Dampak Covid-19 tersebut menimbulkan beberapa permasalahan di Dusun Tato, selain pada bidang ekonomi juga berdampak pada kegiatan pembelajaran anak. Anak-anak menjadi malas belajar dan lebih banyak bermain. Oleh karena itu, kelompok KKN Terpadu Era New Normal tertarik untuk membantu mengatasi hal tersebut agar tercapainya keadaan yang lebih baik melalui Program Mengajar di Desa. Salah satunya yaitu melalui program bimbingan belajar dan kreativitas sains untuk meningkatkan minat belajar anak-anak di Dusun Tato. Target dari kegiatan ini adalah anak-anak Dusun Tato dengan jenjang pendidikan SMA/MA. Dengan menggunakan metode eksperimen, program bimbingan belajar dan kreativitas sains telah berhasil dilaksanakan dan dapat meningkatkan minat belajar anak-anak di Dusun Tato.
Program Mengajar di Desa sebagai Upaya Pendampingan Pembelajaran Anak di Dusun Tato, Desa Sandik, Lombok Barat Naf'atuzzahrah
Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Postgraduate Program, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppik.v2i1.1563

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Kondisi ini menyebabkan kegiatan pembelajaran anak di Dusun Tato, Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat menjadi kurang optimal, sehingga banyak anak lebih banyak bermain dan kurang termotivasi untuk belajar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terpadu Era New Normal dengan tujuan membantu meningkatkan minat belajar anak melalui program mengajar di desa. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan bimbingan belajar yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA. Selain program utama berupa bimbingan belajar, kegiatan ini juga dilengkapi dengan program tambahan seperti bimbingan mengaji, kerja bakti lingkungan, membantu kegiatan posyandu, serta sosialisasi pengolahan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program bimbingan belajar mampu meningkatkan minat dan partisipasi anak dalam kegiatan pembelajaran serta mendapat respon positif dari masyarakat. Dengan demikian, program mengajar di desa dapat menjadi salah satu upaya pendampingan pendidikan anak di masyarakat, khususnya pada masa adaptasi kebiasaan baru.
Penelitian Pengembangan Pembelajaran IPA Berbasis Sains Islam Pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah: Systematic Literature Review (2015-2025) Syahrial A; Naf'atuzzahrah
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.3215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian pengembangan pembelajaran IPA berbasis sains Islam pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dilakukan dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data berasal dari basis data Scopus dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included sehingga diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan tren penelitian, model pengembangan, jenis produk, jenjang pendidikan sasaran, bentuk integrasi sains islam, serta kontribusinya terhadap pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian pengembangan pembelajaran IPA berbasis sains islam mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir dengan model pengembangan yang paling dominan digunakan yaitu Borg & Gall, 4D, dan ADDIE. Produk yang dihasilkan meliputi modul, bahan ajar, media pembelajaran, ensiklopedia, majalah fisika, dan LKPD berbasis sains islam. Penelitian lebih banyak dilakukan pada jenjang SMP/MTs dan SMA/MA dibandingkan SD/MI. Bentuk integrasi sains Islam dilakukan melalui pengaitan konsep IPA dengan ayat Al-Qur’an, nilai tauhid, serta kontribusi ilmuwan muslim. Secara umum, pembelajaran IPA berbasis sains islam memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar, motivasi belajar, literasi sains, sikap spiritual, dan karakter religius peserta didik. Dengan demikian, integrasi sains islam dalam pembelajaran IPA dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan aspek ilmiah dan spiritual secara seimbang.