This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Andri Irawan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Husada Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Tahun 2024 Andri Irawan; Ali Harokan; Arie Wahyudi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30444

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering terjadi di daerah perkotaanbahkan saat ini kejadian kasus DBD juga sangat banyak terjadi di daerah pedesaan dan berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa, karena dapat menyerang semua umur, terutama anak-anak dan dapat menimbulkan kematian. Desain dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang berobat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa pada bulan Januari 2024 yaitu sebanyak 81 responden. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 81 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini telah di laksanakan pada tanggal 3 Februari sampai 9 Mei 2024. Pengumpulan data primer wawancara dengan menggunakan kuisioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan Pendidikan (p value 0,00), menguras tempat penampungan air (TPA) (p value 0,00) dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Tahun 2024. Kesimpulan ada hubungan Pendidikan (menguras tempat penampungan air (TPA) dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hendaknya Puskesmas melakukan penyuluhan pencegahan penyakit DBD berbasis kesehatan lingkungan.