This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Nuruniyah Nuruniyah
Institut Tehnologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap Akseptibiliti Program Nasional Vaksin Japanese Enchepalitis di Kota Pontianak Nuruniyah Nuruniyah; Yuyun Nisaul Khairillah; Husaini Husaini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32110

Abstract

Virus JE dapat menular dari hewan ke manusia melalui vektor berupa nyamuk. Diketahui beberapa jenis nyamuk seperti Culex spp dapat menularkan virus, terutama jenis Culex tritaeniorhynchus. Infeksi virus JE menyerang pada bagian otak dan dapat terjadi karena tubuh tidak memiliki antibodi spesifik JE baik yang didapat secara alamiah, tinggal di daerah endemik JE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap akseptibiliti program nasional vaksin japanese enchepalitis di Kota pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif melalui pendekatan analisis survei dokumen data vaksin JE di dinas provinsi. menggunakan rumus Slovin dan didapatkan hasil sebanyak 70 dokumen data vaksin JE. Tehnik Pengambilan sampel menggunakan purporsive sampling. Hasil penelitian Pengetahuan baik yang tertinggi pada kabupaten kuburaya dengan jumlah responden 39 (55,71%), pengetahuan cukup yang tertinggi berada pada kabupaten sekadau dengan jumlah responden 26 (37,41%) dan pengetahuan kurang yang tertinggi berada pada kabupaten sintang dengan jumlah responden 21 (30%). Sikap pada sebaran kasus JE di 7 kabupaten kota pontianak, didapatkan hasil bahwa responden Sintang memiliki sikap baik sebanyak 63 respondon (90%) dan yang memiliki sikap kurang terdapat pada kabupaten mempawah sebanyak 54 responden (77.14%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan akseptabilitas vaksin JE dan terdapat hubungan antara sikap responden terhadap akseptabilitas vaksin JE.