This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Meisya Diffa Amalia Putri
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konjugat Antibodi-Obat sebagai Pendekatan Pengobatan Alternatif untuk Kanker Paru Bukan Sel Kecil (NSCLC) di Tengah Peningkatan Resistensi Terapi: Tinjauan Sistematis Meisya Diffa Amalia Putri; Ahsanal Kasasiah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.38473

Abstract

Kanker paru bukan sel kecil atau non-small cell lung cancer (NSCLC) adalah jenis kanker paru yang paling umum dan memiliki tantangan signifikan dalam pengobatan, terutama terkait dengan resistensi terhadap terapi yang ditargetkan. Resistensi ini sering disebabkan oleh mutasi sekunder atau aktivasi jalur pensinyalan alternatif, yang mengurangi efektivitas terapi yang ada. Konjugat antibodi-obat atau antibody-drug conjugate (ADC) telah muncul sebagai pendekatan terapeutik inovatif yang menjanjikan untuk mengatasi tantangan tersebut. Konjugat antibodi-obat atau antibody-drug conjugate (ADC) menggabungkan antibodi monoklonal spesifik dengan muatan aktif, memungkinkan pengiriman terapi yang lebih tepat dan mengurangi dampak pada jaringan sehat. Dalam artikel ini, kami mengeksplorasi berbagai ADC yang sedang dalam pengembangan dan telah menunjukkan efikasi sebagai alternatif terapi untuk NSCLC, termasuk BL-B01D1, trastuzumab deruxtecan, dan sacituzumab govitecan. Meskipun ADC menawarkan harapan baru, perhatian perlu diberikan pada efek samping signifikan, seperti neutropenia dan anemia, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas jangka panjang, biomarker yang terkait, dan strategi manajemen efek samping. Dengan pendekatan ini, ADC berpotensi menjadi bagian penting dalam strategi terapeutik untuk NSCLC.