This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Tengku Hartian SN
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengetahuan, Pola Sarapan dan Konsumsi Pangan dengan IMT Pada Mahasiswa Kebidanan Ikes Payung Negeri Pekanbaru Tengku Hartian SN
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42058

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi akan berdampak pada kondisi kesehatan seseorang. Penyakit infeksi yang diderita menyebabkan hilangnya nafsu makan sehingga asupan makan berkurang. Tujuan survei konsumsi makanan adalah untuk mengetahui gambaran asupan, jumlah kalori yang dikonsumsi dan masalah gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan, pola sarapan dan konsumsi pangan dengan IMT Pada Mahasiswa Kebidanan IKes Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif regresi dengan metode survei, pengambilan data menggunakan kuesioner angket pengetahuan, food recall FFQ sarapan dan konsumsi pangan. Penelitian pada Pebruari s/d Maret 2024, total sampling 406 responden. Analisa data univariat dan bivariate dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden kategori cukup 195 (48,03%), pola sarapan cukup 198 (48,77%), konsumsi pangan dengan konsumsi setiap hari 2-3x makanan pokok mayoritas mengkonsumsi nasi 347 responden, lauk pauk ayam 97 responden, sayuran sawi putih 253 responden dan buah-buahan jeruk 26 responden dan kategori status gizi kurus sekali 27 resonden (6,65%), kurus 41 responden (10,10%), normal 274 responden (67,48%), gemuk 33 responden (8,13%) dan obesitas 31 responden (7,64%). Tidak ada hubungan yang bermakna dari pengetahuan gizi (.082) dan konsumis pangan (>.05) tehadap IMT, ada hubungan yang bermakna sarapan pagi terhadap IMT (.049). Diharapkan kepada pihak kampus bertanggung jawab sebagai unit sarana dan prasarana pelaksanaan kegiatan kesehatan remaja, membentuk dan mengaktifkan kegiatan PIK-R (Pusat Informasi Kesehatan-Remaja).