This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Saniya Saniya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas Video Edukasi Tiktok Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di Puskesmas Purwasari Karawang Jawa Barat Saniya Saniya; Omega Dr. Tahun
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49957

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Purwasari Karawang Jawa Barat pada tahun 2024 didapatkan 11,7% ibu hamil yang mengalami anemia salah satu penyebabnya karena kurangnya pengetahuan. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan video edukasi TikTok karena dapat menyimpan informasi dalam waktu jangka panjang. Mengetahui efektivitas video edukasi TikTok terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia di Puskesmas Purwasari Karawang Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental design bertujuan untuk memperoleh informasi tanpa melakukan perbandingan dengan rancangan one group pretest posttes design. Sampel terdiri dari 27 responden, dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian edukasi dengan menggunakan media sosial TikTok dan pemberian informasi mengenai anemia dalam kehamilan kepada ibu hamil dengan durasi 2 menit. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan paired simple t test. Pengetahuan ibu hamil tentang anemia sebelum edukasi menggunakan video TikTok rata-rata sebesar 4,07, dengan rata-rata skor 6,65. Pengetahuan ibu hamil tentang anemia sesudah edukasi menggunakan video TikTok rata-rata sebesar 7,19. Hasil paired simple t test dengan nilai p value = 0,000.: Video edukasi tiktok efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Tenaga Kesehatan disarankan untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial, khususnya TikTok, sebagai sarana edukasi kesehatan yang modern, kreatif, dan mudah diakses, sehingga penyuluhan tidak hanya terbatas pada tatap muka tetapi juga melalui platform digital yang lebih dekat dengan masyarakat.