Arwani Arwani
Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Heated Electric Foot Bath Basin Untuk Menurunkan Tekanan Darah dan Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Supardi Supardi; Arwani Arwani; Rr. Sri Endang Pujiastuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50025

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, menyumbang 6,7% dari total kematian di seluruh usia. Secara global, WHO melaporkan sekitar 972 juta orang atau 26,4% populasi dunia menderita hipertensi, dan angka ini diproyeksikan akan terus meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 639 juta penderita berada di negara berkembang, termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan Heated Electric Foot Bath Basin sebagai intervensi non-farmakologis guna menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup pasien hipertensi.Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan desain kuasi eksperimental dan rancangan pretest-posttest randomized control group design. Studi dilakukan pada Mei hingga Juni 2022 di Puskesmas Pageruyung, Kabupaten Kendal. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Alat Heated Electric Foot Bath Basin dimodifikasi dengan menambahkan alat ELCB dan diatur pada suhu 40°C selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat ini secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah sistolik dari rata-rata 157,67 mmHg menjadi 147,17 mmHg (p=0,000) dan tekanan darah diastolik dari 93,10 mmHg menjadi 90,40 mmHg (p=0,000). Selain itu, intervensi ini juga berhasil meningkatkan kualitas hidup pasien. Kelompok intervensi menunjukkan kualitas hidup yang lebih baik dengan skor rata-rata 53,03 (p=0,005) dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 43,73 (p=0,000), yang dikategorikan "cukup". Nilai effect size sebesar 1,251 mengindikasikan bahwa intervensi ini memiliki dampak yang sangat besar dan signifikan secara praktis. Dengan demikian, penggunaan Heated Electric Foot Bath Basin dengan perendaman kaki air hangat selama 30 menit terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup pada pasien hipertensi.
Efektivitas Gel Daun Sirih Merah pada Percepatan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum Chyntia Haryana; Suharyo Hadisaputro; Arwani Arwani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i1.20176

Abstract

ABSTRACT According to the World Health Organization (WHO), perineal wounds in childbirth affect 2.7 million cases worldwide, a number projected to rise to 6.3 million by 2050. In Indonesia, 75% of mothers who give birth vaginally experience perineal rupture. Among 1,951 spontaneous births, 57% of mothers require perineal sutures due to episiotomy or spontaneous tears. The healing of perineal wounds can be supported by non-pharmacological therapies, one of which is the use of red betel leaf gel. The purpose of this research was to prove the effect of red betel leaf gel on perineal wound healing in postpartum mothers. This study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest nonequivalent groups design. The sample consisted of 30 postpartum mothers with second-degree perineal wounds, selected through simple random sampling. The participants were divided into two groups: an intervention group received red betel leaf gel treatment and a control group treated with 10% Povidone-Iodine. Perineal wound healing in postpartum mothers was assessed using the REEDA score. The statistical test used in this study is the Mann-Whitney test. Giving red betel leaf gel has an effect on perineal wound healing in postpartum mothers. There is a difference in REEDA scores between the administration of red betel leaf gel compared to Povidone Iodine 10% treatment with p-value 0,000. Red betel leaf gel has an effect on perineal wound healing in postpartum women. It is suggested that postpartum mothers should use red betel leaf gel regularly according to the recommended dose. Keywords: Perineal Wound, Post Partum Mothers, Red Betel Leaf Gel.  ABSTRAK Luka perineum pada ibu bersalin menurut World Health Organization (WHO) terdapat 2,7 juta kasus yang diperkirakan akan meningkat menjadi 6,3 juta pada tahun 2050. Di Indonesia, 75% ibu melahirkan pervaginam mengalami rupturperineum, dan dari 1951 kelahiran spontan, 57% ibu memerlukan jahitan perineum akibat episiotomi robekan spontan. Penyembuhan luka perineum dapat menggunakan terapi non farmakologis salah satunya yaitu penggunaan gel daun sirih merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pemberian gel daun sirih merah berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment design dengan rancangan pretest-posttest nonequivalent groups design. Jumlah sampel penelitian 30 responden ibu post-partum dengan luka perineum derajat II yang dipilih secara acak sederhana, dibagi menjadi kelompok intervensi yang diberikanperlakuan berupa gel daun sirih merah, dan kelompok kontrol diberikan Povidone Iodine 10%. Penyembuhan luka perineum pada ibu post partum diukur menggunakan skor REEDA. Uji statistik yang digunanakan adalah Mann-Whiney. Pemberian gel daun sirih merah berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Adaperbedaan skor REEDA antara pemberian gel daun sirih merah dibandingkan dengan perawatan Povidone Iodine 10% dengan nilai p-value sebesar 0,000. Pemberian gel daun sirih merah berpengaruh terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Disarankan ibu post partum menggunakan gel daun sirih merah secara rutin sesuai dosis yang direkomendasikan. Kata Kunci: Luka Perineum, Ibu Post Partum, Gel Daun Sirih Merah.