Leri Septiani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Aplikasi Edukasix (Edukasi Asi Eksklusif) Menggunakan Metode Technology Acceptance Model dalam Pelaksanaan Asi Eksklusif di Puskesmas Cilandak Jakarta Tahun 2025 Zaqia Herlina; Leri Septiani; Ruswana Anwar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50172

Abstract

EdukASIX merupakan sebuah inovasi teknologi berbasis android yang bertujuan membantu para ibu pejuang ASI Eksklusif dalam mendapatkan pengetahuan mengenai ASI Eksklusif yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi EdukASIX dibandingkan media powerpoint dalam mendukung pelaksanaan ASI eksklusif berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan quasi-experimental nonequivalent control group design. Populasi terjangkau penelitian ini sebanyak 76 ibu menyusui. Teknik Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen (menggunakan EduASIX) dan kelompok kontrol (media PPT). Analisis data menggunakan uji Independent T-Test dan N Gain melalui SPSS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden pada kelompok intervensi dan kontrol berada pada usia tidak berisiko (78,9% dan 73,7%), berpendidikan SMA (65,8% dan 60,5%), serta memiliki paritas multigravida (76,3% dan 78,9%). Berdasarkan persepsi responden terhadap aplikasi EdukASIX, seluruh responden pada kelompok intervensi (100%) menilai baik pada aspek kemudahan, kemanfaatan, minat perilaku, dan penggunaan nyata, sedangkan pada kelompok kontrol terdapat sebagian responden yang menilai cukup (10,5–36,8%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara aplikasi EdukASIX dan media powerpoint pada semua aspek (p = 0,000; α < 0,05), baik dari segi kemudahan, kemanfaatan, minat perilaku, maupun penggunaan nyata. Analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan bahwa variabel kemudahan merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi pelaksanaan ASI eksklusif (B = 0,341; p = 0,005), diikuti oleh kemanfaatan (B = 0,307; p = 0,018) dan minat perilaku (B = 0,391; p = 0,030). Sementara itu, variabel penggunaan nyata tidak berpengaruh signifikan (B = 0,755; p = 0,755). Simpulan : Aplikasi EdukASIX efektif dalam pelaksanaan ASI Eksklusif pada aspek kemudahan, kemanfaatan, minat prilaku, pengguna nyata.
Efektivitas Media Permainan Edukatif Insight Full Play terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Anak Usia Dini tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Ranny Deserha; Anita Deborah Anwar; Siti Sugih; Leri Septiani
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Vol : 5 No : 1 : Periode Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i1.6938

Abstract

Peran media pembelajaran dalam PAUD sangatlah  penting.  Dengan  media  yang  tepat,  konsep  dasar  belajar sambil bermain dapat terwujud. Media permainan edukatif Insight Full Play yang merupakan suatu upaya dalam menangani masalah kekerasan seksual pada usia dini melalui pengetahuan dan sikap anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media permainan edukatif Insight Full Play dibandingkan video Youtube terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak usia dini tentang pencegahan kekerasan seksual di PAUD Al-Masturoh Palembang pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan quasi experimental two group design prestest posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan baik pada kelompok video edukasi maupun kelompok Insight Full Play. Kelompok media video Youtube memperoleh nilai N-Gain sebesar 44,5 yang termasuk dalam kategori sedang, sedangkan kelompok media Insight Full Play memperoleh nilai N-Gain sebesar 76,5 yang juga termasuk dalam kategori sedang, namun berada pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan kelompok media video Youtube. Hasil ini menunjukkan bahwa media Insight Full Play yang diberikan lebih efektif dalam meningkatkan dibandingkan kelompok media video Youtube. Simpulan media permainan Insight Full Play lebih efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap anak usia dini tentang pencegahan kekerasan seksual