This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Syafriani Syafriani
Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Psychosocial Pathways Linking Maternal Mental Health and Family Resilience to Child Linear Growth in Low and Middle Income Countries Siti Nafiah; Zuly Daima Ulfa; Afiah Afiah; Syafriani Syafriani; Sri Achadi Nugraheni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52649

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di banyak negara berpendapatan rendah dan menengah, sementara faktor psikososial seperti kesehatan mental ibu dan ketahanan keluarga belum sepenuhnya terintegrasi dalam intervensi. Tujuannya mengidentifikasi (1) hubungan antara kesehatan mental ibu dan pertumbuhan linear anak, (2) jalur psikososial yang menghubungkan keduanya, serta (3) peran ketahanan keluarga sebagai faktor protektif atau risiko. Metode Studi ini merupakan tinjauan pustaka sistematis dari studi observasional yang mengkaji jalur psikososial yang menghubungkan kesehatan mental ibu, konteks keluarga dan pengasuhan, serta pertumbuhan linear anak di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, pelaporan tinjauan ini berpedoman pada pernyataan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020, yang memberikan panduan terbaru tentang pelaporan tinjauan sistematis yang transparan. Hasil dua puluh studi memenuhi kriteria inklusi dan dinilai menggunakan instrumen penilaian kualitas Joanna Briggs Institute. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa gejala gangguan kesehatan mental ibu berhubungan dengan pertumbuhan linear yang lebih rendah dan risiko stunting yang lebih tinggi, melalui jalur psikososial seperti praktik pengasuhan, kapasitas fungsional ibu, konflik keluarga, dan dukungan sosial. Simpulan temuan tersebut mendukung hipotesis bahwa kesehatan mental ibu yang buruk dikaitkan dengan tinggi badan anak yang lebih rendah dibandingkan usianya dan kemungkinan terhambatnya pertumbuhan (stunting) yang lebih tinggi.