This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Asri Handayani Solihin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Game-Based Learning Anemia (GBLA) Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri: Studi Quasi Eksperimen di SMK Pasundan 2 Garut Bayyin Sazty Noer; Asri Handayani Solihin; Deris Riandi Setiawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52686

Abstract

Pendahuluan: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri yang banyak dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan terkait pencegahan anemia. Metode pendidikan kesehatan konvensional sering kali kurang menarik bagi remaja digital native, sehingga diperlukan pendekatan edukasi yang lebih inovatif dan interaktif. Game-Based Learning Anemia (GBLA) dikembangkan sebagai media pembelajaran berbasis permainan digital untuk meningkatkan keterlibatan dan pengetahuan remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pretest–posttest with control group yang dilaksanakan pada Juni 2025 di SMK Pasundan 2 Garut. Sebanyak 56 remaja putri dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (GBLA) dan kelompok kontrol (leaflet), masing-masing 28 responden. Pengukuran pengetahuan pencegahan anemia dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji nonparametrik, yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann–Whitney U. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan pencegahan anemia yang signifikan pada kedua kelompok setelah intervensi (p < 0,001). Namun, peningkatan skor pengetahuan pada kelompok intervensi lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Perbedaan skor pengetahuan post-test antara kedua kelompok menunjukkan hasil yang signifikan secara statistik (p=0,001). Kesimpulan: Game-Based Learning Anemia (GBLA) efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan anemia pada remaja putri. Metode ini direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam program pendidikan kesehatan berbasis sekolah dan kegiatan promosi kesehatan remaja sebagai media edukasi yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik remaja.