This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Erlinda Sari Pasaribu
Universitas Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motivasi dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Perawat dalam Resusitasi Jantung Paru (Rjp) di Instalasi Gawat Erlinda Sari Pasaribu; Diah Arruum; Siti Saidah Nasution; Farida Linda Sari Siregar; Isti Ilmiati Fujiati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53045

Abstract

Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan bagian dari kinerja perawat dalam pencegahan kecacatan dan kematian untuk menjaga keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kinerja perawat dalam RJP berkaitan dengan motivasi dan Self-Efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan motivasi dan self-efficacy terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan RJP di IGD Rumah Sakit di Medan. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 73 perawat yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner motivasi, self-efficacy, dan kinerja perawat yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji pearson dan regresi linier berganda dengan p-value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki motivasi tinggi 93,2%, self-efficacy tinggi 97,3%, dan kinerja perawat seluruhnya baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi dengan kinerja (p=0,000; r=0,425) serta antara self-efficacy dengan kinerja (p=0,000; r=0,401), yang berarti semakin tinggi motivasi dan self-efficacy maka semakin baik kinerja perawat. Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan dengan motivasi sebagai faktor dominan (β=0,350; p=0,001) . Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dan self-efficacy dalam meningkatkan kinerja perawat pada pelaksanaan RJP. Manajer keperawatan perlu mengoptimalkan pelatihan berbasis simulasi klinis dan supervisi guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan gawat darurat.