Turnover intention pada perawat merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak pada mutu pelayanan keperawatan dan stabilitas organisasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan turnover intention perawat di Rumah Sakit Islam Ar Rasyid Palembang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana sebanyak 133 orang, dengan sampel 57 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi kepuasan kerja, beban kerja, lingkungan kerja, dan stres kerja, sedangkan variabel dependen adalah turnover intention. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis melalui uji univariat, bivariat (Chi-square/Kendall Tau), serta multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 43,9% perawat memiliki turnover intention. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja (p=0,020), beban kerja (p=0,001), lingkungan kerja (p=0,002), dan stres kerja (p=0,001) dengan turnover intention. Analisis multivariat menunjukkan bahwa lingkungan kerja merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan turnover intention (Exp(B)=5,749). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas lingkungan kerja, pengelolaan beban kerja, pengendalian stres, dan peningkatan kepuasan kerja sangat penting untuk menurunkan turnover intention perawat.