Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KEJADIAN PENYAKIT GINJAL KRONIK PADA PASIEN POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD BULELENG TAHUN 2024 Desak Komang Erika Sugiharto Putri; Ni Made Sri Dewi Lestari; I.P. Adi Wibowo
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53709

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan sering disebabkan oleh komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) yang tidak terkontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara DMT2 dengan kejadian PGK pada pasien di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Buleleng tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 192 pasien yang dipilih melalui teknik random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari rekam medis pasien, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk menilai hubungan antara DMT2 dan PGK. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara kedua variabel dengan nilai p < 0,001. Namun, nilai Odds Ratio (OR = 0,117; CI 95% = 0,055–0,252) menunjukkan arah hubungan negatif, di mana pasien tanpa DMT2 lebih berisiko mengalami PGK dibandingkan dengan pasien DMT2. Meskipun signifikan secara statistik, arah hubungan ini tidak sesuai dengan teori yang menyatakan DMT2 sebagai faktor risiko utama PGK. Faktor seperti hipertensi, usia, dan gaya hidup kemungkinan lebih berpengaruh terhadap kejadian PGK.
Pengaruh Faktor Rumah Tangga terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia: Tinjauan Sistematis: The Influence of Household Factors on Stunting among Under-Five Children in Indonesia: A Systematic Review I Gede Arya Satya Darma; I.P. Adi Wibowo; Komang Hendra Setiawan; Made Suadnyani Pasek
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9866

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai determinan di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai faktor rumah tangga yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di Indonesia. Tinjauan literatur sistematis ini disusun berdasarkan pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian artikel pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar periode 2019–2024. Sebanyak enam artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendidikan orang tua, jumlah anggota keluarga, status ekonomi, praktik ASI eksklusif, sanitasi rumah tangga, dan lokasi tempat tinggal berhubungan signifikan dengan kejadian stunting. Temuan ini menegaskan bahwa stunting pada balita di Indonesia dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam rumah tangga serta pentingnya intervensi pencegahan berbasis keluarga.