This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Jessica Angelie
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Bawang Merah (Allium Cepa Var. Aggregatum) Terhadap Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Enterococcus Faecalis Wilvia Wilvia; Fitri Dona Siregar; Jessica Angelie; Angelica Valerine
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54270

Abstract

Kegagalan perawatan saluran akar sering berkaitan dengan infeksi persisten Enterococcus faecalis yang resisten terhadap berbagai agen antimikroba. Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami, sehingga penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstraknya terhadap pertumbuhan E. faecalis melalui pengukuran zona hambat. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post test control group dengan empat kelompok sampel, yaitu kontrol positif (NaOCl 2,5%), kontrol negatif (DMSO), serta ekstrak bawang merah konsentrasi 60% dan 80%, masing-masing dengan tujuh pengulangan. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MHA, dan data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, Levene, Kruskal–Wallis, serta Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan zona hambat rata-rata kontrol positif (NaOCl 2,5%) sebesar 15,20±3,034 mm, kontrol negatif (DMSO) sebesar 0±0 mm, ekstrak bawang merah 80% sebesar 12,44±1,869 mm, dan ekstrak bawang merah 60% sebesar 8,78±0,919 mm. Uji Kruskal-Wallis memperlihatkan perbedaan yang signifikan pada seluruh kelompok perlakuan (p<0,05). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan diameter zona hambat antara ekstrak bawang merah konsentrasi 80% dan 60% dibandingkan kontrol negatif (DMSO). Ekstrak bawang merah konsentrasi 80% memiliki efektivitas antibakteri yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif, sedangkan konsentrasi 60% dan DMSO berbeda signifikan dengan kontrol positif. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara konsentrasi ekstrak bawang merah 80% dan 60%, dengan daya hambat lebih besar pada konsentrasi 80% terhadap E. faecalis.