Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Utilization of Palm Plants (Arecaceae) in the Acehnese Community in Gandapura District, Bireuen Regency Cut Roswita; Erlia Hanum; Afkar; Nadia Aldyza; Syifa Saputra; Rahmawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.12152

Abstract

The purpose of this study was to determine the utilization of sugar palm (Arecaceae) plants in the Acehnese community in Gandapura District, Bireuen Regency. In collecting data, this study distributed questionnaires, semi-structured and open-ended free interviews to various age groups with a total of 11 questions. The research sample in this study amounted to 153 people. The sampling method was carried out using the purposeful sampling method; namely, the population has homogeneous and stratified elements/members. Samples were taken based on age groups, namely young adults (aged 20-35) who are actively working to earn a living; middle adults (aged 36-50) who are generally married and have a permanent residence; and older people (> 50 years) who are considered village leaders/elders and have influence in the village. The results showed that 13 types of sugar palm plants were utilized. The utilization of 13 types of plants consists of 7 types as food ingredients, 7 types as craft materials, 5 types as building materials, 7 types for traditional medicine, 2 types for traditional ceremonies and 5 types of ornamental plants. To determine the utilization of plant species diversity, an analysis of the level of importance of a plant species for the community was carried out, namely by calculating the Cultural Significance Index (ICS). The highest ICS value was found in the Cocos nucifera plant, namely 293, followed by Areca nut (Areca catechu) and Areca nut (Arenga pinnata) with values of 113 and 111.
Revitalisasi Budaya Lokal Melalui Pendokumentasian Cerita dan Permainan Tradisional Berbasis Komunitas Aceh Di Desa Raya Dagang: Pengabdian Nabila A'syura; Nurhafizah; Nola Yulisa; Bulan Nuri; Erlia Hanum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6239

Abstract

Program Mengenal Desa Kami adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengenalkan sejarah Gampong Raya Dagang dan permainan tradisional kepada anak-anak usia sekolah dasar sebagai upaya revitalisasi budaya lokal dan pemulihan psikososial pasca bencana banjir. Kegiatan tersebut diadakan di Gampong Raya Dagang, dengan fokus utama pada anak-anak usia sekolah dasar yang terkena dampak banjir. Metode yang digunakan mencakup pendokumentasian cerita dan permainan tradisional melalui observasi lingkungan, wawancara santai dengan warga dan tokoh masyarakat desa, serta penyajian materi dalam bentuk poster visual dan kegiatan bermain permainan tradisional langsung dilapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan poster dan permainan tradisional membantu anak-anak memahami materi secara lebih konkret dan manarik, serta anak mampu menceritakan kembali fakta-fakta sejarah desa dengan lebih baik. Skor keterlibatan anak yang diamati juga menunjukkan bahwa beberapa indikator pencapaian setiap aspek diatas 80%-90%. Selain itu, kegiatan bermain permainan tradisional secara berkelompk terbukti meningkatkan rasa ingin tau, kerjsama dan keterlampilan sosial anak, sekaligus membantu pemulihan psikologis anak setelah bencana
Optimalisasi Simulasi PhET Dalam Pembelajaran IPA Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Digital Siswa Di SMP Negeri 3 Peusangan: Pengabdian Lissa Zikriana; Fatimah; Sharfina; Erlia Hanum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlu penerapan pembelajaran yang memungkinkan siswa terlibat langsung dalam mempelajari konsep-konsep fisika melalui pengalaman belajar visual dan praktik khususnya bagi materi yang membutuhkan visualisasi yang jelas dengan ketersediaan sumber daya laboratorium yang kurang memadai. PhET memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen virtual yang mungkin sulit dilakukan dalam laboratorium fisika nyata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa di SMP Negeri 3 Peusangan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Peusangan dengan khalayak sasaran adalah seluruh siswa kelas VIII/2. Pemilihan khalayak sasaran dilakukan secara purposive sampling. Pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah dan lataihan praktik (drill practice). Pelaksanaan kegiatan PkM terdiri dari tiga tahapat meliputi persiapan dan pembekalan, pelaksanaan (pendampingan), serta mentoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi. Analisis keefektifan yang diperoleh dari data hasil pretest dan posttest dengan menggunakan uji normalized gain (N-gain score). Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan digital mengalami peningkatan dimana N-gain yaitu 0,70 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa simulasi PhET dalam pembelajaran IPA efektif meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya dalam penggunaan perangkat TIK, pemanfaatan media pembelajaran digital serta kemampuan eksplorasi dan analisis konsep IPA melalui simulasi interaktif.