Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Export and Performance Analysis of Indonesian Palm Oil Companies Facing Sustainability Policies in The European Markets Using PLS-SEM Khoirul Anam; Achmad Fauzi; Hamidah Hendrarini; Maroeto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.12463

Abstract

The primary goal of this research is to investigate the effect of the European Union's Renewable Energy Directive (RED) on the financial performance and overall value of palm oil businesses in Indonesia. Since this directive has established substantial non-tariff hurdles and generated market instability for these companies, a thorough examination of its direct impacts is required. This article confronts the issue by examining the influence external factors, such as macroeconomic conditions and export levels, alongside internal corporate strategies like risk management and sustainability reporting, on the overall value of a company. The research constructs and validates a model to determine how sustainability management can be utilized as a strategic instrument for reducing policy-related risks and improving corporate performance. This study adopts a quantitative approach and applies Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) as the method for data analysis. The sample for the study was composed of 11 palm oil companies traded on the Indonesian Stock Exchange, for which comprehensive annual report data were available for the 2019-2023 period. These companies in the name of stock codes are specifically: AALI, ANJT, DSNG, BWPT, LSIP, PALM, SIMP, SGRO, SSMS, SMAR, and TBLA. The results of the analysis show that a company's value is significantly and positively influenced by macroeconomic factors, palm oil exports, and risk management practices. Of critical importance, the study identified environmental sustainability management as a key moderating factor, which amplifies the beneficial effects that both export activities and risk management have on company value. Transparent sustainability integration practices are essential to building resilience and driving long-term value.
Implementasi Sistem Pengadaan Barang dan Pengelolaan Supplier dalam Rantai Pasok Produk Pangan pada Retail Modern PT OPQ Elok Dwi Kusnila; Tifani Agustin; Hamidah Hendrarini
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.242

Abstract

Penelian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pengadaan barang dalam operasional retail modern pada PT OPQ di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi untuk memahami proses pengadaan barang mulai dari kerja sama supplier, pengelolaan oleh departemen merchandising, distribusi barang, hingga pengendalian stok di toko. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, obeservasi langsung, dan dokumentasi perusahaan. Informan penelitian dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan langsung dalam proses pengadaan barang dan distribusi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengadaan barang pada PT OPQ telah berjalan secara terstruktur dan terintegrasi melalui koordinasi antara supplier, departemen merchandising, dan operasional toko. Sistem kerja sama supplier dilakukan melalui mekanisme beli putus dan konsinyasi yang disesuaikan dengan karakteristik produk dan risiko persediaan. Distribusi barang dilakukan secara langsung dari supplier ke toko melalui sistem Business to Business (B2B) yang mendukung efisiensi distribusi dan pengendalian stok. Selain itu, kegiatan monitoring penjualan dan cycle count membantu perusahaan menjaga akurasi persediaan dan stabilitas ketersediaan produk di toko. Penelitian ini juga menemukan beberapa kendala operasional seperti keterlambatan pembuatan Purchase OrderĀ  (PO), ketidaksesuaian barang saat receiving, serta selisih stok antara sistem dan kondisi fisik barang. Secara keseluruhan, integrasi sistem pengadaan barang dan pengelolaan supplier memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas operasional retail modern dan menjaga konsistensi ketersediaan produk di toko