Abstrak−Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses pembelajaran saat ini semakin meluas, namun belum seluruhnya digunakan secara optimal dan bertanggung jawab oleh peserta didik. Berdasarkan hasil observasi di SMK Islamiyah Ciputat, ditemukan bahwa sebagian siswa masih memanfaatkan AI sebatas untuk memperoleh jawaban instan tanpa memahami proses berpikir, teknik penyusunan instruksi, maupun etika akademik yang menyertainya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pengenalan pemanfaatan AI tools secara produktif serta pelatihan teknik prompt engineering yang tepat. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyusunan buku elektronik (e-book) sebagai media pembelajaran mandiri, serta pelaksanaan workshop interaktif yang menekankan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam menyusun prompt yang lebih terstruktur, kesadaran terhadap pentingnya validasi informasi, serta perubahan cara pandang siswa dalam memanfaatkan AI sebagai mitra pendukung belajar. Luaran kegiatan berupa e-book panduan praktis diharapkan dapat menjadi referensi berkelanjutan bagi sekolah dalam mendukung proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kata Kunci: kecerdasan buatan, literasi digital, prompt engineering, e-book, pengabdian kepada masyarakat Abstract−The integration of artificial intelligence (AI) in learning activities has become increasingly common; however, its utilization among students is often limited to obtaining instant answers without adequate understanding of instructional formulation or academic ethics. Based on preliminary observations at SMK Islamiyah Ciputat, students tend to use AI tools passively, which may hinder the development of critical thinking skills. This community service program aims to enhance students’ digital literacy by introducing productive AI tool utilization and providing training on effective prompt engineering techniques. The implementation methods included initial observation, development of a digital handbook (e-book), and interactive workshop sessions emphasizing hands-on practice. The results indicate an improvement in students’ ability to construct structured prompts, increased awareness of information validation, and a shift in perspective toward viewing AI as a learning support tool rather than a shortcut solution. The resulting e-book serves as a practical learning resource to support sustainable and adaptive educational practices in response to technological advancement. Keywords: artificial intelligence, digital literacy, prompt engineering, e-book, community service