Implementasi nilai tauhid dan akhlak dalam konsep manajemen bisnis syariah berbasis pendidikan agama menjadi landasan penting dalam membangun praktik bisnis yang berorientasi pada nilai spiritual dan etika Islam. Nilai tauhid menempatkan Allah sebagai pusat seluruh aktivitas bisnis, sehingga setiap proses manajerial dipahami sebagai bentuk ibadah dan tanggung jawab moral. Sementara itu, nilai akhlak berperan sebagai pedoman etis yang mengarahkan perilaku pelaku bisnis agar menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, amanah, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama dalam menginternalisasikan nilai tauhid dan akhlak ke dalam praktik manajemen bisnis syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis deskriptif terhadap konsep pendidikan agama, prinsip manajemen, serta literatur bisnis syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan agama berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter dan kesadaran etis pelaku bisnis, sehingga nilai-nilai tauhid dan akhlak tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi diimplementasikan dalam fungsi-fungsi manajemen, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Integrasi nilai spiritual dan moral tersebut mampu menciptakan sistem manajemen bisnis yang berkeadilan, berkelanjutan, dan selaras dengan tujuan syariah (maqashid al-shariah). Dengan demikian, manajemen bisnis syariah berbasis pendidikan agama diharapkan dapat menjadi alternatif model bisnis yang relevan dan aplikatif dalam menghadapi tantangan dunia usaha modern.