Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL DALAM MATERI PJOK UNTUK PENGEMBANGAN GERAK DASAR MANIPULATIF SISWA FASE B DI SDI BAJAWA Toli, Albertianus; Waghe, Baldianus Fendrio; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan permainan tradisional dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) terhadap pengembangan gerak dasar manipulatif siswa fase B di SDI Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa kelas IV yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (20 siswa) yang mendapatkan pembelajaran PJOK berbasis permainan tradisional dan kelompok kontrol (20 siswa) yang mendapatkan pembelajaran PJOK dengan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan manipulatif (melempar, menangkap, menendang, dan memukul), lembar observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan keterampilan manipulatif pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 82,7 dan kelompok kontrol sebesar 71,2. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan nilai p-value < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, observasi menunjukkan bahwa siswa kelompok eksperimen lebih antusias, aktif, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional efektif digunakan dalam pembelajaran PJOK untuk mengembangkan gerak dasar manipulatif sekaligus meningkatkan motivasi, partisipasi, kerja sama, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.