Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor pada Kantor SAMSAT Toraja Utara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian target penerimaan pajak. Pajak Kendaraan Bermotor merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang memiliki kontribusi penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus analisis diarahkan pada proses perencanaan penerimaan, realisasi penerimaan pajak, serta upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di SAMSAT Toraja Utara telah dilaksanakan melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Realisasi penerimaan pajak mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh tingkat kesadaran masyarakat, kondisi ekonomi, kendala administratif, serta status kepemilikan kendaraan bermotor. Upaya peningkatan penerimaan dilakukan melalui sosialisasi perpajakan, peningkatan kualitas pelayanan, penyediaan layanan Samsat Keliling dan Gerai Samsat, penagihan door to door, serta kerja sama lintas instansi. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor masih menghadapi tantangan dalam mencapai target yang optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan perencanaan penerimaan pajak daerah serta menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor. This study aims to analyze the planning of Motor Vehicle Tax revenue at the SAMSAT Office of North Toraja and to identify factors affecting the achievement of tax revenue targets. Motor Vehicle Tax represents an important source of Regional Original Revenue that supports regional development financing. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The analysis focuses on the revenue planning process, tax revenue realization, and government efforts to improve taxpayer compliance. The findings indicate that Motor Vehicle Tax revenue planning at the North Toraja SAMSAT has been implemented through intensification and extensification strategies. Tax revenue realization shows fluctuations influenced by public awareness, economic conditions, administrative constraints, and vehicle ownership status. Efforts to increase revenue include tax socialization programs, service quality improvement, mobile SAMSAT services, door-to-door collection, and inter-agency cooperation. Despite these efforts, challenges remain in achieving optimal revenue targets. This study is expected to contribute to the development of regional tax revenue planning policies and provide practical insights for improving the effectiveness of Motor Vehicle Tax management.