Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS NISAM KABUPATEN ACEH UTARA hafnidarr
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta kematian ibu dan bayi. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah status gizi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Nisam Kabupaten Aceh Utara tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III sebanyak 77 orang, dengan jumlah sampel 43 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen adalah status gizi yang diukur menggunakan Lingkar Lengan Atas (LILA), sedangkan variabel dependen adalah kejadian anemia yang ditentukan berdasarkan kadar hemoglobin (Hb <11 g/dL). Data dikumpulkan melalui wawancara, lembar observasi, serta hasil pemeriksaan hemoglobin, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi tidak KEK (86%), namun mayoritas ibu hamil mengalami anemia (81,4%). Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III (p = 0,895). Temuan ini menunjukkan bahwa status gizi berdasarkan ukuran antropometri belum tentu mencerminkan kecukupan zat gizi mikro, khususnya zat besi, sehingga anemia tetap dapat terjadi meskipun status gizi ibu tergolong baik. Oleh karena itu, diperlukan upaya skrining anemia secara rutin serta peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan edukasi gizi selama kehamilan.