This Author published in this journals
All Journal Al Urwatul Wutsqa
Darwis, Achmad Ichsan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Teori Manajemen Pendidikan Islam Dari Klasik Hingga Kontemporer Assaqqaf, Saiyed Mahmuddin; Muzakkir; Darwis, Achmad Ichsan; Sumiati
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri evolusi dan perkembangan teori manajemen pendidikan Islam dalam lintasan sejarah, mulai dari periode klasik (abad pertengahan) hingga era kontemporer (masa kini). Studi ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis-filosofis untuk menganalisis berbagai literasi primer dan sekunder yang relevan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa teori manajemen pendidikan Islam telah mengalami perkembangan yang dinamis dan kontekstual. Pada periode klasik, konsep manajemen pendidikan lebih bersifat intuitif dan terintegrasi penuh dengan nilai-nilai keislaman, yang tercermin dari praktik kepemimpinan di lembaga-lembaga seperti kuttab, masjid, dan madrasah. Konsep-konsep Kunci seperti al-Imamah (kepemimpinan), al-‘Adl (keadilan), Syura (musyawarah), dan Amanah (tanggung jawab) menjadi landasan utamanya, yang banyak dipengaruhi oleh pemikiran para filsuf dan cendekiawan Muslim seperti Al-Ghazali dan Al-Mawardi. Periode pertengahan menandai fase formalisasi dan sistematisasi dengan berdirinya lembaga pendidikan formal seperti Madrasah Nizamiyah, yang membutuhkan struktur organisasi dan manajemen yang lebih kompleks. Sementara itu, pada era kontemporer, teori manajemen pendidikan Islam mengalami proses integrasi dan adaptasi. Teori-teori manajemen modern dari Barat (seperti Manajemen Berbasis Sekolah, Total Quality Management, dan Strategic Management) diadopsi dan disinergikan dengan prinsip-prinsip dan etika Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Hal ini melahirkan paradigma manajemen pendidikan yang tidak hanya mengejar efisiensi dan efektivitas duniawi, tetapi juga bermuara pada pencapaian tujuan ukhrawi (falah). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teori manajemen pendidikan Islam bukanlah sebuah entitas yang statis. Ia merupakan sebuah tradisi intelektual yang terus berkembang, merespons perubahan zaman melalui dialog yang kritis dan kreatif antara warisan normatif Islam dengan tuntutan modernitas. Sinergi antara prinsip ilahiah dan ilmu manajemen modern menjadi kunci bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam yang unggul dan relevan di masa depan.