Penelitian ini bertujuan mengkaji landasan teologis, prinsip, model, dan implementasi deskripsi pekerjaan dalam struktur organisasi pendidikan Islam. Permasalahan pokoknya adalah bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat merancang struktur organisasi yang tidak hanya efisien secara manajerial tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai Islam (tauhid, amanah, syura, dan keadilan). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, menganalisis literatur primer dan sekunder terkait manajemen dan teologi organisasi Islam (An-Nahlawi, 1992; Terry, 2019; dan M. Quraish Shihab, 2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi pendidikan Islam memiliki empat model utama: sentralistik (cocok untuk pesantren tradisional), desentralistik (cocok untuk UIN/SIT), fungsional, dan matriks. Temuan utama dari studi ini adalah perlunya integrasi deskripsi pekerjaan (job description) yang spesifik ke dalam struktur, di mana setiap jabatan kunci (Kepala Lembaga, Wakil Kepala) harus menjalankan peran ganda sebagai Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Innovator, dan Motivator (EMASLIM) dengan landasan nilai amanah dan profesionalisme (itqan). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan Islam ditentukan oleh struktur yang adaptif terhadap modernitas dan konsisten dalam menjalankan prinsip teologis dalam setiap aspek tata kelolanya.