Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Praktik Pijat Perut Dan Risiko Abortus Pada Kehamilan Dini: Tinjauan Di Rumah Sakit Rujukan Tunggal Kabupaten Sumba Tengah Lede, Marlena Trywulandari; Ningrum, Astika Gita; Prasetyo, Budi; Anis, Wahyul
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.21372

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator penting dalam menilai kualitas kesehatan maternal. AKI dihitung berdasarkan jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan, dan nifas per 100.000 kelahiran hidup. Secara global, sekitar 80% kematian ibu termasuk dalam kategori kematian maternal langsung, dengan abortus menyumbang sekitar 13% dari seluruh kasus tersebut. Kejadian abortus dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Salah satu faktor eksternal yang masih dijumpai di masyarakat adalah praktik tradisional berupa pijat perut pada kehamilan dini yang dilakukan oleh dukun dan diyakini dapat menjaga kesehatan kehamilan serta memperbaiki posisi janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara praktik pijat perut tradisional dan kejadian abortus pada ibu hamil di RSUD Waibakul Kabupaten Sumba Tengah. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 339 ibu hamil dengan usia kehamilan ≤20 minggu yang tercatat dalam rekam medis RSUD Waibakul selama periode 2022–2024 dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pijat perut dan kejadian abortus (p=0,001) dengan nilai OR 18,543. Kesimpulan: bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik  antara pijat perut dan kejadian abortus. Penelitian lanjutan dianjurkan menggunakan data primer dan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi teknik pijat perut oleh dukun serta kemungkinan mekanisme yang memicu abortus.