Berdasarkan pengamatan dilapangan diketahui bahwa masih terdapat pagawai yang belum mampu memenuhi target pekerjaan yang sudah ditentukan oleh organisasi, hasil pekerjaan yang diselesaikan oleh pegawai masih ada yang belum sesuai dengan standar kerja yang telah ditetapkan, pegawai mengakui bahwa mereka dalam menyelesaikan tugas masih menunda-nunda dan masih terdapat pegawai yang tidak hadir tanpa alasan maupun pegawai yang masih keluar kantor pada jam kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengevaluasi besarnya pengaruh kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai SMA Negeri 51 Jakarta. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Guru SMA Negeri 51 Jakarta sejumlah 47 orang pegawai. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan program statistik SPSS ver. 25.0, terbukti variabel kepemimpinan (X1), lingkungan kerja (X2) dan kompetensi (X3) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). Hasil uji yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar 62,095, sedangkan besarnya Ftabel dengan derajat bebas (df) 3 dan 43 pada (0,05) sebesar 2,82. Dengan demikian nilai Fhitung (62,095) > F tabel (2,82). Ini berarti H0 ditolak dan konsekuensinya H1 diterima, maka kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai SMA Negeri 51 Jakarta dan persentase pengaruh variabel kepemimpinan, lingkungan kerja dan kompetensi secara simultan terhadap kinerja pegawai adalah sebesar 85,0% dan sisanya sebesar 15,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model.