Zahra, Naura Tsalatsa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERUBAHAN MAKNA DALAM SEMANTIK NOMADIK: BAHASA DI DUNIA BERGERAK Zahra, Naura Tsalatsa
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.22278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena perubahan makna dalam konteks semantik nomadik, yaitu bahasa yang bergerak mengikuti mobilitas manusia dan perkembangan teknologi digital. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana kata dan frasa mengalami transposisi makna ketika berpindah dari ruang fisik ke ruang digital, serta implikasinya terhadap teori semantik modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis semantik kontekstual. Data diperoleh dari wacana digital seperti media sosial dan komunitas daring, serta dari interaksi lisan mahasiswa internasional. Teknik pengumpulan data meliputi observasi teks digital, dokumentasi percakapan daring, dan wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan dengan menelaah makna denotatif dan konotatif, kemudian mengkategorikan perubahan ke dalam bentuk perluasan, penyempitan, pergeseran, dan metaforis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa dalam konteks nomadik mengalami perubahan makna yang signifikan. Kata home meluas menjadi ruang digital, friend bergeser menjadi label sosial daring, work meluas mencakup pekerjaan remote, tribe berubah secara metaforis menjadi komunitas online, dan post menyempit hanya pada konteks unggahan media sosial. Temuan ini menegaskan bahwa makna bersifat cair, kontekstual, dan lintas ruang. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa semantik nomadik menantang teori tradisional yang menganggap makna stabil, serta membuka ruang baru bagi kajian linguistik untuk memahami bahasa sebagai fenomena adaptif. Implikasi penelitian ini penting bagi literasi digital, komunikasi antarbudaya, dan pengembangan teori semantik modern di era globalisasi.