Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan pada perumda air minum (PDAM) Kota Makassar. Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif melalui penerapan sistem penghargaan dan sanksi yang tepat. Reward diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kontribusi karyawa, sedangkan punishment diterapkan untuk meningkatkan disiplin serta meminimalisir terjadinya pelanggaran dalam pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sampel terdiri dari 76 responden yang dipilih menggunakan rumus slovin, data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis data yang digunakan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis menggunakan SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (melalui uji t). 1. Variabel reward berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada perumda air minum (PDAM) kota makassar dengan nilai t- hitung (12,736) dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. 2. Variabel punishment berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan perumda air minum (PDAM) Kota makassar dengan nilai t- hitung (2,739) dengan nilai signifikan 0,008 < 0,05. Hasil R square (R2) sebesar 0,704 menunjukkan bahwa sebesar 70,4% variasi pada kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel reward secara simultan. Sementara itu, sisanya sebesar 29,6% dipengaruhi oleh faktor lain diluar model penelitian ini