Pendidikan adalah proses humanis yang dikenal dengan istilah memanusiakan manusia. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya membentuk manusia yang mampu beraktifitas seperti makan, minum, berpakaian, dan memiliki tempat tinggal, tetapi juga membentuk manusia yang lebih utuh dan berkembang. Implementasi teknologi dalam pembelajaran pada siswa Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) SPNF Kabupaten Karawang menunjukkan kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi, kemandirian, dan efektivitas belajar siswa. Teknologi seperti komputer, smartphone, dan aplikasi pembelajaran digital berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan adaptif. Meskipun ada beberapa tantangan, seperti ketidakstabilan internet dan rendahnya literasi digital di kalangan siswa, penerapan teknologi tetap dinilai efektif dalam mendukung proses belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk menggali dan memahami makna pengalaman manusia, interaksi sosial, atau fenomena tertentu. Pendekatan ini mengandalkan data non-numerik seperti wawancara, observasi, dokumen, atau catatan lapangan. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan objek atau fenomena secara rinci tanpa melakukan manipulasi terhadap objek penelitian. Pendekatan ini menekankan pada kualitas, karakteristik, dan hubungan antar aspek yang diteliti. Metode penelitian ini menggunakan data berupa ucapan atau tulisan dari orang yang diamati dan terlibat langsung dalam proses penelitian.