Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peran Instruktur dalam Meningkatkan Keterampilan Warga Belajar Program Pelatihan Instalasi Listrik Elis, Ros; Santika, Tika
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i1.23447

Abstract

The background of this research is based on how the role and function of instructors in conducting electrical installation training. The purpose of this research is to analyze the role of instructors and supporting factors in improving the skills of the learnes of electrical installation training program in BLK Kabupaten Karawang. The approach used in this research is qualitative through case study method. Subjects in this study consisted of one organizer, one instructor and five learners. The techniques used in collecting data are observation, interview and documentation study. Research phase is done through orientation, exploration, and member check. The results show that the role of instructors in training, preparing training materials and making final training reports. The instructor is responsible for preparing the training materials, preparing the facilities and evaluating the trainees. Supporting factors of training facilities used such as measurement labs, electrical rating labs and electrical installation assembly labs are in good condition. Motivation of learners after attending the training is to get skills and work in the electrical maintenance department. The motivation of the learners in training is quite high. There is support from families of learners and instructor in every training process. The ability of instructors in electric installation training is professional and trained.
PENGAWASAN DAN SUPERVISI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS II A KARAWANG Santomo, Arneta Nindi; Santika, Tika; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19243

Abstract

Pengawasan dan supervisi merupakan kegiatan yang saling melengkapi dan dilakukan agar program berjalan sesuai dengan rencana. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pimpinan dan dua orang petugas lapangan seksi kegiatan kerja sebagai pengelola pelaksana dan fasilitator program. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program kemandirian dilakukan secara langsung melalui inspeksi, on the spot observation dan on the spot report yang dilaksanakan dengan maksud untuk mencegah penyalahgunaan, mempertebal rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban serta memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disipin serta tindakan koreksi telah dilaksanakan dengan baik. Supervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan petugas dalam bekerja sehingga menunjang keberhasilan program yang sasarannya adalah petugas bagian kegiatan kerja. Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Kata Kunci: Pengawasan, Supervisi, Program Pembinaan Kemandirian
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B BERBASIS LIFE SKILL DI PKBM ADITYA KARAWANG Nindyanti, Devina; Musa, Safuri; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah warga belajar yang putus sekolah dan kurang memiliki keterampilan hidup yang berdampak pada kemampuan mereka dalam menghadapi kehidupan masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan upaya dengan menyediakan pelayanan pendidikan kesetaraan yang didukung oleh program pendidikan life skill. Tujuannya adalah memberikan kesempatan dan bekal pengetahuan serta keterampilan yang praktis agar mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan dan berperan aktif dalam masyarakat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari satu orang pengelola, dua orang tutor serta dua orang warga belajar paket B. Data penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi melalui tahap penelitian berupa orientasi, eksplorasi, dan member check kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan program paket B berbasis life skill di PKBM Aditya Karawang berjalan dengan sesuai meliputi latar belakang, materi, pendekatan, teknik, metode, media, evaluasi serta hasil dari proses pelatihan. (2) Faktor pendukung eksternal berupa biaya pendidikan yang minim, faktor penghambat internal berupa minat warga belajar, dan faktor penghambat eksternal meliputi metode pengajaran tutor, prasarana, serta perekrutan warga belajar.
PERAN PENGELOLA POSDAYA AL-BAROKAH DALAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT DESA SEKARWANGI KECAMATAN RAWAMERTA KABUPATEN KARAWANG Sadili, Dadan; Santika, Tika; Dewi, Ratna
P2M STKIP Siliwangi Vol 10 No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2: November 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v10i2.4199

Abstract

The present study aims to unearth the contribution by Al-Barokah Family Empowerment Service (hereinafter Posdaya) organizers to the promotion of entrepreneurship in the communities and to explore supporting and inhibiting factors of Posdaya project implementation in boosting the entrepreneurial commitment of Sekarwangi Village, Rawamerta District, Karawang Regency. Employing qualitative case study methodology, the research used observation, interview, and documentation techniques to collect the data. Results reveal that the role of the community organizers in general was carried out effectively. This was reflected in Posdaya management of four areas including education, health, economy and environment where learning motivation, healthy living, entrepreneurship and productivity are enhanced. Findings also indicate that the high motivation of the community organizers and residents is the most influential factor supporting the development. While the lack of early childhood educational staff, the lack of educational supports, lack of building capacity; the lack of capital and unorganized administrative accounting; the lack of healthcare providers, and the lack of facilities and infrastructure are the major obstacles to the education, economic, and health empowerment.
PENGAWASAN DAN SUPERVISI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS IIA KARAWANG Santomo, Arneta Nindi; Santika, Tika; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19281

Abstract

Pengawasan dan supervisi merupakan kegiatan yang saling melengkapi dan dilakukan agar program berjalan sesuai dengan rencana. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pimpinan dan dua orang petugas lapangan seksi kegiatan kerja sebagai pengelola pelaksana dan fasilitator program. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program kemandirian dilakukan secara langsung melalui inspeksi, on the spot observation dan on the spot report yang dilaksanakan dengan maksud untuk mencegah penyalahgunaan, mempertebal rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban serta memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disipin serta tindakan koreksi telah dilaksanakan dengan baik. Supervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan petugas dalam bekerja sehingga menunjang keberhasilan program yang sasarannya adalah petugas bagian kegiatan kerja. Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Kata Kunci: Pengawasan, Supervisi, Program Pembinaan Kemandirian
PUBLIC SPEAKING ANXIETY DURING ORAL PRESENTATION: FACTORS AFFECTING AND HOW STUDENTS OVERCOME IT Tarbani, Hafidh Nurhaqqi; Utami, Praditya Putri; Santika, Tika
JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Vol. 12 No. 2 (2024): JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/judika.v12i2.11850

Abstract

The main focus in this research is to investigate the factors affecting public speaking anxiety among students during oral presentation and to explore students’ strategies to overcome public speaking anxiety. The participants in this this case study research are 2nd grade of senior high school students at Daruttaqwien Islamic Boarding School. This research utilizes observation and interview to explore more deeply about factors causing public speaking anxiety and students’ strategies to overcome it during oral presentation. The results of this research found that the students experienced various factors affecting public speaking anxiety such as lack of confidence, language factor, grammar factor, pronunciation factor, and peer factor. Meanwhile, the students’ strategies in overcoming public speaking anxiety were think positively, preparation, practice, and deal with audience. Hopefully, the results of this study can be helpful as a reference for students and teachers in order to aware about public speaking anxiety, so the approach for overcoming public speaking anxiety can be found simultaneously.
Pembinaan Penerapan Model Pembelajaran Pendidikan Multikeaksaraan Berbasis Kemahiran Lokal di PKBM Kabupaten Karawang Suminar, Uum; Meilya, Ika Rizqi; Dewi, Ratna Sari; Santika, Tika; Hoerniasih, Nia; Musa, Safuri; Muis, Abdul; Sumiati, Sumiati
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16709

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan lokal masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya di wilayah dengan tingkat keaksaraan rendah. Program ini menggabungkan peningkatan literasi dengan pengembangan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, melalui model pembelajaran berbasis kemahiran lokal di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Karawang. Metode: Mitra kegiatan ini adalah PKBM Harapan Bangsa di Kabupaten Karawang, dengan 30 peserta dewasa. Metode pembelajaran yang digunakan adalah partisipatif berbasis keterampilan lokal, di mana peserta mempelajari literasi dasar dan keterampilan seperti anyaman dan kerajinan tangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan evaluasi hasil belajar. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan dalam literasi peserta serta kemampuan mereka dalam mengajarkan keterampilan lokal bernilai ekonomi. Peserta dapat menerapkan literasi dalam kehidupan sehari-hari dan memproduksi kerajinan yang dapat dipasarkan, sambil melestarikan keterampilan tradisional yang mulai terlupakan. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan lokal. Model pembelajaran berbasis keterampilan lokal terbukti efektif dan dapat diterapkan di PKBM lain untuk mengatasi buta aksara serta mengembangkan keterampilan masyarakat.
PELATIHAN GELAS AWI DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL WARGA BELAJAR DI PKBM BUANA MEKAR Sodik, Firman Ja’far; Danugiri, Dadang; Santika, Tika
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 16 No. 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v16i2.14142

Abstract

Abstract Every human resource development (HR) has several factors, one of which is education. Non-formal education is an educational path outside of formal education which is carried out in stages and in a structured manner. PKBM is a vehicle to increase the knowledge and economy of learning citizens. The glass awi training is one of the trainings contained in the Mekar Buana PKBM. This study aims to describe the process and results of the glass awi training in improving the life skills of learning residents at PKBM Buana Mekar. This research uses a qualitative approach with a case study method. This research was conducted at PKBM Buana Mekar. The subjects in the study consisted of PKBM managers and one tutor, two learning residents. The research data were obtained through observation, interviews, and documentation studies. The results of the study show that seeing a lot of potential for learning citizens in entrepreneurship and to improve the life skills of learning citizens. The learning process is carried out in one day and the activities are going well using participatory learning strategies, the suggestions and infrastructure are quite adequate. Learning residents are able to distinguish between types of awi, changes in the attitudes of learning residents regarding socialization and empathy. Training activities are able to improve the life skills of learning residents at PKBM Abstrak Setiap pembangunan sumber daya manusia (SDM) ada bebarapa faktor salah satunya pendidikan. Pendidikan non formal adalah sebuah jalur pendidikan di luar dari pendidikan formal yang dilaksanakan secara berjenjang da terstruktur. PKBM adalah wahana untuk meningkatkan pengetahuan dan ekonomi warga belajar. Pelatihan gelas awi merupakan salah satu pelatihan yang terdapat dalam PKBM Mekar Buana. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan proses dan hasil pelatihan gelas awi dalam meningkatkan life skill warga belajar di PKBM Buana Mekar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di PKBM Buana Mekar. Subjek dalam penelitian terdiri dari pengelola PKBM dan satu tutor,dua warga belajar. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa melihat banyak potensi warga belajar dalam berwirausaha dan untuk meningkatkan life skill para warga belajar. Proses pembelajar dilakuka satu hari dan kegiatan berjalan dengan baik dengan menggunakan strategi pembelajaran partisipatif, saran dan prasarana cukup memadai. Warga belajar mampu membedakan jenis awi, perubahan sikap warga belajar terkait sosialisasi dan sikap empati. Kegiatan pelatihan mampu meningkatkan life skill warga belajar di PKBM Mekar Buana
PELATIHAN TATA BOGA DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BAGI IBU RUMAH TANGGA DI PPKD JAKARTA PUSAT Ihsan, Fatih Nur; Santika, Tika; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya peningkatan ibu rumah tangga dalam pelatihan tata boga yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat di tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelatihan tata boga dalam meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga di PPKD Jakarta Pusat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara bersama peserta pelatihan tata boga. Hasil penelitian menunjukan pelatihan tata boga di PPKD Jakarta Pusat diselenggarakan dengan baik disertai adanya peningkatan keterampilan, inovasi, dan kreatifitas oleh ibu rumah tangga melalui materi dan pengalaman yang didapatkan selama pelatihan berlangsung dan mendapatkan sertifikasi atas keterampilannya.----This research is motivated by the increase in housewives in culinary training organized by the Central Jakarta Regional Job Training Center (PPKD) in 2023. This study aims to determine how the culinary training process in improving housewives' skills at the Central Jakarta PPKD. The research method used in this research is qualitative research with data collection techniques interviews with culinary training participants. The results showed that culinary training at PPKD Central Jakarta was well organized with an increase in skills, innovation, and creativity by housewives through the material as well as the experience gained during the training and getting certification for their skills.
PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN TALENT CLASS DI PKBM KAK SETO BEKASI Syahrial, Syahrial Azhar Dananta; Santika, Tika; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24542

Abstract

It aims to describe the implementation of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi and to describe the supporting and inhibiting factors of the Talent Class training program at PKBM Kak Seto Bekasi. This research applies a qualitative approach with the research method used for this research is the case study method. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation. The results of this study PKBM Kak Seto Bekasi creates space for students to explore and develop their own potential talents and interests, To be able to support these goals, it is necessary to implement a talent class training program that can help students to find and develop their potential until they become proficient. The supporting factors of this program include the quality of human resources (HR) of the teachers, as well as the availability and quality of adequate facilities and infrastructure. Competent and experienced teachers are instrumental in creating an inspiring and effective learning environment, where they are not only able to deliver the material well, but also motivate and guide students to reach their maximum potential. In addition, the existence of complete and quality facilities and infrastructure, such as comfortable classrooms, sophisticated learning equipment, and other supporting facilities, is essential in supporting an optimal teaching and learning process. Thus, the combination of qualified teachers and adequate facilities will significantly support the success of the Talent Class program. The main inhibiting factor in the implementation of Talent Class Dancing and Cooking is participant involvement, as there are still many individuals who have not been able to participate directly in these activities. This can be due to various reasons, such as time constraints, location, accessibility, or even a lack of information regarding the schedule and benefits of the Talent Class itself. As a result, the potential of the Talent Class cannot be fully maximized, considering that active participation from all prospective participants is very important to achieve the expected talent development goals.