Keterbatasan fasilitas laboratorium fisik di sekolah seringkali menghambat pelaksanaan praktikum IPA, sehingga diperlukan alternatif pembelajaran berbasis teknologi seperti laboratorium virtual. Namun, efektivitas laboratorium virtual dibandingkan laboratorium real dalam meningkatkan hasil belajar siswa masih perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan hasil belajar IPA siswa yang menggunakan laboratorium virtual berbasis aplikasi PhET dan laboratorium real pada materi unsur, senyawa, dan campuran di SMPN 1 Sigi. Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest-posttest control group design digunakan dalam penelitian ini. Seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Sigi dijadikan populasi penelitian, dengan sampel dua kelas: kelas VIII-A (20 siswa) menggunakan laboratorium real dan kelas VIII-B (20 siswa) menggunakan laboratorium virtual PhET, yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Tes pilihan ganda 13 butir soal digunakan sebagai instrumen penelitian, sudah divalidasi dengan nilai Cronbach's Alpha 0,709. Statistik deskriptif, pengujian normalitas (Shapiro-Wilk), pengujian homogenitas (Levene's Test), pengujian independent sample t-test, N-Gain, serta effect size (Cohen's d) digunakan untuk menganalisis data. Temuan penelitian menunjukkan ada perbedaan nyata hasil belajar siswa yang menggunakan laboratorium virtual PhET serta laboratorium real dengan nilai sig. (2-tailed) p < 0,05. Nilai rata-rata posttest kelas laboratorium real (69,75) lebih tinggi dibandingkan kelas laboratorium virtual PhET (55,00). Peningkatan hasil belajar berdasarkan N-Gain menunjukkan bahwa kelas laboratorium virtual PhET memperoleh kategori sedang (33,77%) sedangkan kelas laboratorium real juga memperoleh kategori sedang (34,74%). Nilai effect size (Cohen's d) 1,057 menunjukkan bahwa laboratorium real memberikan pengaruh kecil namun signifikan terhadap hasil belajar dibandingkan laboratorium virtual PhET. Kesimpulannya, laboratorium real lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi unsur, senyawa, dan campuran dibandingkan laboratorium virtual PhET di SMP Negeri 1 Sigi.