Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi krusial dalam membentuk karakter dan potensi anak. Penelitian ini mengkaji implementasi pendekatan humanistik dalam pendidikan anak usia dini yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, dengan fokus pada pembelajaran berpusat anak yang menghormati fitrah dan keunikan setiap individu. Menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber ilmiah dari tahun 2020-2025 mengenai prinsip-prinsip humanistik dalam pendidikan anak usia dini. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan humanistik mengutamakan perkembangan holistik yang mencakup dimensi emosional, sosial, kognitif, dan spiritual. Pendidik berfungsi sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, bukan sebagai instruktur yang otoriter. Integrasi nilai humanistik dengan pedagogis Islam menciptakan kerangka pendidikan yang membentuk anak menjadi manusia seutuhnya (insan kamil) yang menyatukan ilmu, iman, dan akhlak mulia. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan anak usia dini mengadopsi metodologi berpusat anak, memberikan pelatihan kepada pendidik mengenai pendekatan humanistik, dan menetapkan sistem penilaian yang menghargai kemajuan perkembangan individual daripada hanya standar tertentu Early childhood education is a critical foundation in shaping the character and potential of children. This study examines the implementation of humanistic approaches in early childhood education within the context of Islamic values, emphasizing child-centered learning that respects the fitrah (innate nature) and unique potential of each child. Using a literature review methodology, this research analyzes various scholarly sources from 2020-2025 regarding humanistic principles in early childhood education. The findings reveal that humanistic approaches prioritize holistic development encompassing emotional, social, cognitive, and spiritual dimensions. Teachers function as facilitators who cultivate a supportive learning environment rather than authoritarian instructors. The integration of humanistic values with Islamic pedagogy creates an educational framework that nurtures children to become fully actualized human beings (insan kamil) who embody knowledge, faith, and noble character. This study recommends that early childhood institutions adopt child-centered methodologies, provide educators with training in humanistic approaches, and establish assessment systems that honor individual developmental progress rather than standardized benchmarks alone.