Muchibbudin, Moh. Muchibbudin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Kurikulum 2013 Dengan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI Siswa di SMA Negeri 1 Bangsal Bariroh, Azmil Mukhibbatul; Nabilla, Lufiyah; Imroatus Sholihah, Fitryah; Fadli Robbi, Ahmad; Muchibbudin, Moh. Muchibbudin
Amaliyatu Tadris (AMYTA) Vol. 3 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Uluwiyah Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47759/cwqv0p57

Abstract

Karena kurikulum berisi aturan kerja bagi pendidik, maka kurikulum merupakan komponen pendidikan dengan tujuan keseluruhan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Ini juga secara eksplisit berusaha untuk memfasilitasi pelaksanaan pendidikan. Selain itu, proses implementasi kurikulum berdampak signifikan terhadap standar pengajaran. Kualitas pendidikan yang dihasilkan juga akan tinggi jika kurikulum dapat dilaksanakan dengan sukses. Namun, jika kurikulum tidak diterapkan dengan benar selama proses berlangsung, pendidikan yang buruk juga akan dihasilkan, sehingga lebih sulit untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan membedakan proses implementasi kurikulum K-13 SMA Negeri 1 Bangsal dengan kurikulum merdeka. Dari hasil penyelidikan dan persepsi yang telah dilakukan, pengambilan setelah kesimpulan dapat ditarik: 1. Proses pelaksanaan Kurikulum K-13 terdapat hambatan yang dialami yang ditemui oleh guru. hambatan tersebut meliputi aspek administratif dan pendekatan dalam pelaksanaan pembelajaran. 2. Guru tidak banyak mengalami kendala. Guru diberikan fasilitas dan keleluasaaan dalam merancang pelaksanaan pembelajaran. 3. Terdapat kontras yang signifikan antara Implementasi Kurikulum K-13 dengan Kurikulum Merdeka. Because the curriculum contains work rules for educators, the curriculum is an educational component with the overall goal of achieving national education goals. It also explicitly seeks to facilitate the implementation of education. In addition, the curriculum implementation process has a significant impact on teaching standards. The quality of education produced will also be high if the curriculum can be implemented successfully. However, if the curriculum is not implemented correctly during the process, poor education will also be produced, making it more difficult to achieve national education goals. The purpose of this study is to evaluate and distinguish the implementation process of the K-13 curriculum of SMA Negeri 1 Bangsal with the independent curriculum.. From the results of the investigation and perception that has been carried out, conclusions can be drawn: 1. The process of implementing the K-13 Curriculum has obstacles experienced by teachers. These obstacles include administrative aspects and approaches in the implementation of learning. 2. Teachers do not experience many obstacles. Teachers are given facilities and flexibility in designing the implementation of learning. 3. There is a significant contrast between the Implementation of the K-13 Curriculum and the Independent Curriculum.