Damayanti, Kadinda Aulya
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN TERHADAP PEMBANGUNAN DI KOTA YOGYAKARTA BERDASARKAN INDEKS KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP Widnyana, I Putu Ari; Risanti, Meta; Damayanti, Kadinda Aulya; Fatikasari, Lyvia Ayu
Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 15, No 4 (2026): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v15i4.5543

Abstract

The pace of development in Yogyakarta City in recent years has shown a significant increase. The increase in hotels, boarding houses, culinary centers, and various public facilities has a positive impact on economic growth, but on the other hand it also puts increasing pressure on the city's environmental conditions. The decline in green open space, the increase in waste load, reduced air quality, and the exploitation of groundwater are becoming increasingly real environmental issues. This condition is reflected in the value of the Environmental Quality Index (IKLH) of Yogyakarta City which tends to decline between 2020 and 2023.Looking at this situation, the Environmental Impact Analysis (EIA) is an important instrument to control the impact of development. This study examines the implementation of AMDAL in Yogyakarta City by utilizing various policy analysis approaches, including institutional models, incremental models, and public policy stages from the formulation process to evaluation. Based on the results of the analysis, environmental problems that arise are not only triggered by large-scale development, but also by weak supervision, low community involvement, and inconsistency in the implementation of rules in the field. Of the various policy alternatives studied, strengthening an integrated environmental monitoring system is the main recommendation because it is considered to be able to improve inter-agency coordination, improve monitoring mechanisms, and ensure that the implementation of AMDAL runs more effectively Laju pembangunan di Kota Yogyakarta dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Pertambahan hotel, rumah kost, pusat kuliner, dan berbagai fasilitas publik membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, namun disisi lain juga memberikan tekanan yang semakin besar terhadap kondisi lingkungan kota. Penurunan ruang terbuka hijau, meningkatnya beban sampah, berkurangnya kualitas udara, serta eksploitasi air tanah menjadi isu lingkungan yang semakin nyata. Kondisi ini tercermin dari nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Yogyakarta yang cenderung menurun antara tahun 2020 hingga 2023.Melihat situasi tersebut, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) menjadi instrumen penting untuk mengendalikan dampak pembangunan. Studi ini menelaah penerapan AMDAL di Kota Yogyakarta dengan memanfaatkan berbagai pendekatan analisis kebijakan, termasuk model kelembagaan, model inkremental, serta tahapan kebijakan publik dari proses perumusan hingga evaluasi. Berdasarkan hasil analisis, persoalan lingkungan yang muncul tidak hanya dipicu oleh pembangunan berskala besar, tetapi juga oleh lemahnya pengawasan, rendahnya keterlibatan masyarakat, serta ketidakkonsistenan pelaksanaan aturan di lapangan. Dari berbagai alternatif kebijakan yang dikaji, penguatan sistem pengawasan lingkungan terpadu menjadi rekomendasi utama karena dinilai mampu meningkatkan koordinasi antar-instansi, memperbaiki mekanisme pemantauan, dan memastikan pelaksanaan AMDAL berjalan lebih efektif.