This Author published in this journals
All Journal SmartComp
Alghozy, Muhammad Thorriq Ridho Bey
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : SmartComp

Analisis dan Implementasi Keamanan Jaringan File Transfer Protocol (FTP) Menggunakan Intrusion Prevention System (IPS) pada Mikrotik Putra, Andriyan Dwi; Alghozy, Muhammad Thorriq Ridho Bey
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 4 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i4.4263

Abstract

Perkembangan teknologi pada bidang komunikasi dan informasi mengalami peningkatan yang pesat, dampak dari kemajuan ini terlihat didalam pengolahan data. Pengolahan data dilakukan melalui media transmisi elektronik, media tersebut dikenal dengan File Transfer Protocol (FTP), FTP digunakankan sebagai media transfer data atau file dalam lingkup suatu jaringan. FTP merupakan salah satu pilihan yang tepat dalam penyimpanan file, karena proses upload dan download bisa digunakan secara cepat dan efektif. Namun dengan perkembangan teknologi yang pesat ini banyak alat atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan tindakan kejahatan seperti brute force FTP, port scanning, dan DDoS (ICMP flood). Maka dibutuhkan sebuah sistem yang mampu melakukan tindakan prevention dan digunakanlah metode Intrusion Prevention System (IPS). IPS mempunyai fungsi untuk mengamati, mengidentifikasi tindakan mencurigakan, dan melakukan monitoring serta pencegahan serangan dengan memblokir semua ancaman secara otomatis. Karena itu IPS bisa disebut sebagai gabungan dari IDS yang melakukan moniroting dan prevention layaknya firewall. Maka dari itu IPS dapat diterapkan pada router MikroTik sebagai metode keamananya untuk mencegah serangan ke FTP server yang terdapat di router MikroTik.Dari percobaan serangan seperti bruteforce FTP, port scanning, dan DDoS (ICMP flood). Didapat hasil yaitu serangan Brute Force FTP tidak mampu membobol akses akun FTP dengan tingkat keberhasilan 0, Port Scanning juga tidak mampu melanjutkan serangan, walaupun pada port 21 beberapa kali terscan karena IPS mendrop serangan. Pada serangan ICMP Flood dapat membebani server pada saat belum menerapkan IPS dengan tingkat CPU load 63%-100% dan setelah menerapkan IPS CPU load hanya 13%-36% yang membuat server tetap stabil.