Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of Related Party Transactions on Company Performance Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Agung Darmawansyah; Luke Suciati Amna
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 5 No. 02 (2026): February - March, International Journal of Economics, Business and Innovation
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijebir.v5i02.2915

Abstract

This study aims to determine the effect of related party transactions (RPTs) on the performance of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020-2021. This highlights the ongoing concerns over the potential for fraud associated with RPTs, which can create significant agency problems, particularly between controlling shareholders and minority shareholders. This study confirms that RPTs can have both positive and negative impacts on economic performance, depending on how they are managed. While strong indications emerge from the literature that RPTs enhance firm value through effective resource allocation, there are important risks such as tunneling practices that can exploit minority shareholders. This methodology employs quantitative analysis using multiple regression on data from 30 selected manufacturing companies. Key findings reveal a significant positive relationship between RPTs and return on assets (ROA), confirming that related party transactions can generate financial benefits by maximizing profits while minimizing transaction costs. In addition, firm size and leverage are identified as crucial factors influencing performance, indicating that larger firms with substantial asset bases generally achieve better profitability metrics. Overall, this study underlines the complexity of related party dynamics within the corporate governance framework and suggests regulatory measures to protect the interests of minority shareholders while leveraging RPTs for corporate growth.
Analisis Penerapan Pencatatan Akuntansi Pada Umkm Toko Kelontong Depa Di Kecamatan Way Halim Bandar Lampung Amallia Arum Hidayah; Luke Suciati Amna; Tina Miniawati Barusman; Riswan Riswan
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 17, No 2 (2026): September
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jak.v17i2.5059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pencatatan akuntansi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis kesesuaian pencatatan keuangan yang diterapkan dengan praktik pencatatan akuntansi sederhana bagi UMKM pada Toko Kelontong Depa yang berlokasi di Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik dan mitra pengelola usaha, serta dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pencatatan keuangan pada Toko Kelontong Depa masih dilakukan secara sederhana dan berbasis kas, hanya terbatas pada pencatatan transaksi pembelian barang dagangan dan pengeluaran bernilai besar, sementara transaksi penjualan harian tidak dicatat secara rinci. Usaha belum menyusun laporan keuangan secara lengkap seperti laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan posisi keuangan, maupun catatan atas laporan keuangan, serta belum memisahkan sepenuhnya antara keuangan usaha dan keuangan pribadi pemilik. Kendala utama yang menghambat penerapan pencatatan akuntansi meliputi keterbatasan pengetahuan dan pemahaman mengenai akuntansi, keterbatasan waktu akibat kesibukan mengelola operasional usaha secara mandiri, keterbatasan sumber daya manusia, belum dimanfaatkannya teknologi berupa aplikasi pencatatan keuangan, serta kebiasaan menjalankan pencatatan secara manual dan sederhana. Berdasarkan temuan penelitian, disarankan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kelengkapan pencatatan, mulai menyusun laporan keuangan sederhana, serta mengikuti pelatihan dan pendampingan terkait akuntansi sederhana maupun pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan agar pengelolaan usaha menjadi lebih terarah dan dapat mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.