This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Nuraeni, Rodiyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sehat Masada

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB DI UPTD PUSKESMAS TAMANSARI TAHUN 2025 Rahmawati, Naili; Nuraeni, Rodiyah; Indriati, Maya; Risyanti, Berty
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 1 (2026): Vol. 20, Nomor 1 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v20i1.581

Abstract

Latar Belakang: UPTD Puskesmas Tamansari menyediakan pelayanan kontrasepsi metode jangka panjang (MKJP) dan non-MKJP, namun capaian tahun 2024 masih rendah untuk IUD (0,4%), implant (0,16%), kondom (0,48%), pil (0,2%), sementara suntik mencapai 10,14%. Capaian yang belum optimal berpotensi meningkatkan pertumbuhan penduduk dan risiko “4T” (terlalu muda, terlalu tua, jarak kelahiran terlalu dekat, dan terlalu sering melahirkan). Pemilihan metode kontrasepsi dipengaruhi oleh pengetahuan, dukungan suami, serta peran pemberi layanan termasuk ketersediaan layanan, biaya, dan kualitas konseling. Tujuan: Mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan tentang kontrasepsi, dukungan suami, dan peran pemberi layanan serta hubungan ketiga faktor tersebut dengan pemilihan metode kontrasepsi pada akseptor KB di UPTD Puskesmas Tamansari tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 80 wanita usia subur (WUS) yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis univariat digunakan untuk distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat untuk menguji hubungan antarvariabel. Pengolahan data dilakukan menggunakan Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP). Hasil: Sebanyak 39 (48,75%) WUS memiliki pengetahuan baik, 21 (26,25%) pengetahuan cukup, dan 20 (25%) pengetahuan kurang. Dukungan suami ditemukan pada 41 (51,25%) responden, sedangkan 39 (48,75%) tidak mendapat dukungan. Peran pemberi layanan dinilai ada pada 51 (64%) responden dan kurang pada 29 (36%). Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,043), dukungan suami dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,026), serta peran pemberi layanan dan pemilihan metode kontrasepsi (p=0,000). Kesimpulan: Pengetahuan tentang kontrasepsi, dukungan suami, dan peran pemberi layanan berhubungan secara signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi pada WUS di UPTD Puskesmas Tamansari tahun 2025.