Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran servant leadership dalam meningkatkan kinerja dan loyalitas karyawan di era transformasi organisasi. Transformasi organisasi yang ditandai dengan digitalisasi, perubahan sistem kerja, dan dinamika budaya kerja menuntut organisasi untuk menerapkan gaya kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan karyawan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data penelitian merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden karyawan menggunakan skala Likert 1–5. Variabel yang diteliti meliputi servant leadership sebagai variabel independen, kinerja karyawan sebagai variabel intervening, dan loyalitas karyawan sebagai variabel dependen. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa servant leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, servant leadership juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Kinerja karyawan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan, yang menunjukkan bahwa peningkatan kinerja dapat memperkuat loyalitas karyawan terhadap organisasi. Secara simultan, servant leadership dan kinerja karyawan mampu meningkatkan loyalitas karyawan secara signifikan di tengah proses transformasi organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan gaya kepemimpinan berbasis pelayanan, pemberdayaan, dan empati menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kinerja dan loyalitas karyawan serta mendukung keberhasilan transformasi organisasi secara berkelanjutan.