Br Sinaga, Anjelina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN PRODUKSI DAN PEMASARAN DALAM MEWUJUDKAN STABILITAS KEUANGAN UMKM BAKSO HIDAYAH 99 Tondang, Monica Flaurensyah; Damanik, Hoki Bona Wiraya; Marbun, Gracela Octavia; Br Sinaga, Anjelina; Tumangger, lemmo Tuti Susanti; Rumapea, Johannes Borsak
General Ledger : Jurnal Studi Ilmu Akuntansi dan Keuangan Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/gledger.v4i2.131

Abstract

AbstractMicro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the culinary industry face key challenges in controlling production costs, consistent product quality, and marketing strategies that maintain sustainable revenue. The research question is how production and marketing management are implemented and to what extent they contribute to the financial stability of the business. The analysis was conducted by examining the production planning process, raw material control, operational efficiency, pricing strategy, promotion, and customer relationship management. The results indicate that well-planned production management, particularly in raw material control and quality standards, can reduce costs and minimize waste. Furthermore, a customer-based marketing strategy, word-of-mouth promotion, and the use of social media contribute to a relatively stable increase in sales volume. The synergy between production efficiency and marketing effectiveness directly impacts better cash flow, increased operating profits, and the ability of MSMEs to maintain financial stability.AbstrakUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang kuliner memiliki tantangan utama pada pengendalian biaya produksi, konsistensi kualitas produk, serta strategi pemasaran yang mampu menjaga keberlanjutan pendapatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan manajemen produksi dan pemasaran serta sejauh mana keduanya berkontribusi terhadap stabilitas keuangan usaha. Analisis dilakukan dengan mengkaji proses perencanaan produksi, pengendalian bahan baku, efisiensi operasional, strategi harga, promosi, serta pengelolaan hubungan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen produksi yang terencana, terutama dalam pengendalian bahan baku dan standar kualitas, mampu menekan biaya dan meminimalkan pemborosan. Di sisi lain, strategi pemasaran berbasis pelanggan tetap, promosi dari mulut ke mulut, serta pemanfaatan media sosial berkontribusi pada peningkatan volume penjualan yang relatif stabil. Sinergi antara efisiensi produksi dan efektivitas pemasaran berdampak langsung pada arus kas yang lebih terjaga, peningkatan laba usaha, serta kemampuan UMKM dalam mempertahankan stabilitas keuangan.