Kebiasaan mengonsumsi berita negatif secara berlebihan di media sosial atau yang dikenal sebagai doomscrolling semakin sering dikaitkan dengan meningkatnya gangguan kesehatan mental. Salah satu dampak psikologis yang paling umum dari perilaku ini adalah munculnya kecemasan khususnya pada kelompok emerging adult. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara kuantitatif pengaruh dari perilaku doomscrolling terhadap tingkat kecemasan pada populasi emerging adult. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 330 partisipan emerging adult yang mayoritas adalah perempuan (81.52%) dengan dominasi usia 21 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Social Media Doomscrolling scale dan Generalized Anxiety Disorder-7. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa doomcsrolling memiliki pengaruh signifikan yang positif terhadap kecemasan (F = 74.12, p = <.001). Perilaku ini mampu menjelaskan 18.4% varians kecemasan (R² = 0.184) dengan koefisien regresi B = 0.264. Secara deskriptif, mayoritas partisipan berada pada kategori doomscrolling rendah hingga sedang Temuan ini menegaskan bahwa perilaku doomscrolling berkontribusi terhadap peningkatan kecemasan pada emerging adult. Dengan demikian, penting baik bagi indiividu maupun praktisi kesehatan mental untuk memerhatikan pola penggunaan media sosial sebagai salah satu faktor risiko psikologis yang perlu diantisipasi. Abstarct The habit of excessively consuming negative news on social media commonly referred to as doomscrolling, it has increasingly been associated with rising mental health problems. One of the most common psychological impacts of this behavior is anxiety particularly among the emerging adult population.. A quantitative approach was employed, involving 330 emerging adult participants, the majority of whom were female (81.52%) with a dominant age of 21 years, selected through purposive sampling. The research instruments used were the Social Media Doomscrolling Scale and the Generalized Anxiety Disorder-7. Data analysis was conducted using simple linear regression. The findings indicate that doomscrolling has a significant effect on anxiety (F = 74.12, p < .001). This behavior accounted for 18.4% of the variance in anxiety (R² = 0.184) with a regression coefficient of B = 0.264. Descriptive results also showed that most participants fell into the low to moderate doomscrolling category. These findings highlight that doomscrolling contributes to increased anxiety among emerging adults. Therefore, it is important for both individuals and mental health practitioners to pay attention to social media usage patterns as a psychological risk factor that requires anticipation.