Surau College Indonesia memanfaatkan Instagram sebagai sarana komunikasi pemasaran digital untuk menarik minat calon mahasiswa terhadap program-program pendidikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan menggunakan teori Circular Model of Social Media (SoMe). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tim konten kreator Surau College, observasi aktivitas pada akun Instagram @surau.college, serta dokumentasi terhadap konten yang dipublikasikan di platform tersebut. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan mencakup keempat tahapan model SoMe: berbagi konten edukatif dan informatif (share), optimalisasi desain visual dan narasi (optimize), manajemen konten secara konsisten dengan editorial plan (manage), serta peningkatan interaksi melalui fitur-fitur seperti Instagram Reels, Story, polling, dan Q&A (engage). Strategi ini terbukti mampu meningkatkan awareness dan engagement, khususnya di kalangan generasi muda pengguna aktif media sosial. Temuan juga menunjukkan bahwa pendekatan kreatif dalam konten serta penggunaan data insight Instagram menjadi faktor penting dalam memperkuat koneksi emosional dengan audiens. Studi ini menegaskan efektivitas teori SoMe sebagai kerangka strategis dalam membangun citra lembaga pendidikan dan meningkatkan minat calon mahasiswa melalui media sosial secara terintegrasi.