Permasalahan yang di angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk perundungan yang terjadi, faktor-faktor penyebabnya, serta strategi yang di terapkan untuk mencegah dan menanggulangi perundungan di sekolah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi perundungan, mengidentifikasi penyebabnya, dan mengevaluasi strategi penanggulangannya agar tercipta lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif.. Penelitian ini dilakukan di SDIT Abu Bakar Ash-Shidiq. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perundungan di SDIT Abu Bakar Ash-Shidiq di dominasi oleh perundungan verbal dan sosial, seperti ejekan dan pengucilan, sementara perundungan fisik dan digital masih terjadi secara sporadis. Faktor-faktor penyebabnya meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap batas bercanda, lemahnya pengawasan di luar jam pelajaran, serta minimnya sistem pelaporan formal. Strategi yang diterapkan meliputi pembiasaan nilai-nilai agama, penguatan pendidikan karakter, keterlibatan orang tua, dan peran aktif guru dalam pemantauan dan penanganan kasus. Meski strategi tersebut sudah berjalan, implementasinya masih perlu di perkuat agar berdampak signifikan terhadap perubahan perilaku siswa secara menyeluruh