Sri Sanaliati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Representasi Sistem Aktivitas Kemasyarakatan Budaya Jawa dalam Novel Kereta Semar Lembu Sri Sanaliati; Ribut Wahyu Eriyanti; Arif Budi Wurianto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi sistem aktivitas budaya Jawa dalam novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani, mencakup aktivitas religi, aktivitas kesenian, dan aktivitas kemasyarakatan yang membentuk identitas tokoh serta struktur makna dalam cerita. Dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra paradigma Ratna, penelitian ini memanfaatkan metode deskriptif kualitatif melalui analisis isi terhadap kutipan, simbol, dialog, dan narasi yang berkaitan dengan budaya Jawa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini merepresentasikan budaya Jawa secara komprehensif melalui simbol-simbol seperti kereta, rel, kerincingan perak, lampu minyak, dan bunga randa tapak yang menggambarkan konsep takdir, perjalanan hidup, dan hubungan manusia dengan dunia gaib. Selain itu, praktik budaya seperti selametan, penanda kelahiran dengan lampu, serta tradisi spiritual kejawen memperlihatkan bagaimana ritus dan nilai leluhur masih berperan dalam kehidupan tokoh. Aktivitas kemasyarakatan seperti gotong royong, unggah-ungguh, musyawarah, dan hubungan sosial komunal menunjukkan ikatan sosial masyarakat Jawa yang harmonis meskipun berada dalam tekanan modernisasi dan kolonialisme. Representasi-representasi tersebut menegaskan bahwa novel Kereta Semar Lembu bukan hanya menghadirkan cerita fiksi, tetapi juga menjadi medium reflektif yang memotret dinamika kultural dan spiritual masyarakat Jawa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian antropologi sastra serta relevan untuk pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai budaya lokal.