Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO PEMUTIHAN KARANG BERDASARKAN KEJADIAN MARINE HEATWAVES DI LAUT ARAFURA Mayasari, Dilla; Yulihastin, Erma; Rosalia, Ayang Armelita
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v14i01.8658

Abstract

Peningkatan suhu permukaan laut akibat perubahan iklim global memicu terjadinya Marine Heatwaves (MHWs), yaitu kondisi ketika suhu melebihi ambang batas persentil ke-90 selama sedikitnya lima hari berturut-turut dan berpotensi menyebabkan pemutihan terumbu karang. Penelitian ini menganalisis tren perubahan karakteristik MHWs berdasarkan tiga metrik utama frekuensi, durasi, dan intensitas serta memetakan risiko pemutihan karang di laut Arafura selama tiga dekade (1994–2024) menggunakan data SPL berbasis satelit dan standar definisi MHWs global. Risiko pemutihan dihitung melalui integrasi berbobot antara frekuensi (0,5), intensitas maksimum (0,3), dan durasi (0,2), kemudian diklasifikasikan ke dalam lima kategori. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan durasi rata-rata MHWs dari 10,91 hari menjadi 16,63 hari, disertai kenaikan frekuensi dari 130,8 menjadi 134,7 kejadian. Intensitas maksimum bersifat fluktuatif, dengan puncak 1,456°C pada dekade pertama, penurunan pada dekade kedua, dan peningkatan kembali menjadi 1,406°C pada dekade ketiga. Secara spasial, hotspot MHWs konsisten muncul di wilayah tengah dan timur Arafura serta mengalami perluasan antar dekade. Luasan area dengan kategori risiko Ekstrem meningkat drastis dari 30,8 km² menjadi 57.257 km², menandakan intensifikasi tekanan panas laut yang semakin mengancam ketahanan ekosistem terumbu karang di Laut Arafura.  Kata kunci: Marine Heatwaves, Perubahan Iklim, Suhu Permukaan Laut, Terumbu Karang