Organisasi publik seperti instansi di pemerintahan mempunyai peran sebagai public services. Salah satu caranya adalah memberdayakan internal pegawainya untuk meningkatkan kinerjanya, di antaranya menanamkan motivasi dan meningkatkan komunikasi sesama pegawainya yang ada dalam organisasi tersebut. Penelitian yang berjudul Motivasi, Komunikasi Dan Kinerja ASN di Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso dilatarbelakangi lemahnya motivasi dalam diri pegawai, terlihat kurangnya hasrat pegawai untuk melakukan pekerjaan di kantor, kondisi ini akan terkait pada komunikasi dengan pegawai lainnya. Fenomena ini berdampak pada kinerja ASN lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan komunikasi terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, koesioner, dan studi kepustakaan. Jumlah sampel sebanyak 41 orang atau menggunakan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan, secara parsial variabel motivasi dan komunikasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Hasil uji nilai thitung untuk variabel X1= 2,474 dan X2= -2,189, kedua variabel lebih besar dari ttabel sebesar (+/-2,023). Sedangkan Nilai Fhitung>Ftabel, (5,641>2,850), artinya motivasi dan komunikasi berpengaruh secara simultan terhadap kinerja ASN Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan nilai koefisien determinasi kedua variabel memberikan sumbangan sebesar 22,9% terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB di Kabupaten Bondowoso, sisanya sebesar 77,1% disebabkan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.