Thariq, Arifia Ath
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : INTERACTION Communication Studies Journal

Strategi Personal Branding Mahasiswa di Media Sosial: Studi Kasus pada Content Creator Pemula Thariq, Arifia Ath; Rambe, Ira Hasianna; Nazhifah, Zulfa Amilia; Balqis, Zahra Taqiyah; Budiman, Farrel Akbar; Graha, David Satya; Putri, Septia Kinanti
Interaction Communication Studies Journal Vol. 2 No. 4 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/interaction.v2i4.5433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding mahasiswa di platform Instagram dan TikTok serta mengeksplorasi proses transisi identitas digital dan adaptasi terhadap dinamika algoritma platform. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap sepuluh mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi digital, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan induktif untuk mengidentifikasi tema-tema utama dalam strategi komunikasi para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mahasiswa berkembang dari aktivitas spontan menuju fase "sadar branding" yang strategis, di mana mereka menerapkan konsistensi visual dan pesan sebagai bentuk investasi karier jangka panjang serta portofolio digital. Meskipun muncul ketegangan antara idealisme autentisitas diri dengan tuntutan algoritma, para kreator pemula ini berhasil beradaptasi dengan memanfaatkan tren dan fitur spesifik platform untuk menjaga jangkauan konten. Dampak positif yang ditemukan mencakup perluasan relasi kolaboratif, peluang ekonomi melalui endorsement, serta pengakuan profesional yang memperkuat eksistensi mereka di ruang publik digital. Secara keseluruhan, strategi ini merupakan proses manajemen reputasi yang cerdas dalam menyeimbangkan ekspresi diri dengan kebutuhan teknis ekosistem media sosial saat ini