Keberhasilan sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan dalam menerjemahkan strategi tingkat tinggi organisasi menjadi hasil yang dapat di ukur di tingkat individu. Oleh karena itu, kemampuan untuk melakukan integrasi antara manajemen kinerja dan manajemen SDM strategis mutlak diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan evolusi konsep manajemen kinerja (MK) dan manajemen SDM strategis (SHRM), mengidentifikasi tantangan dalam menginterasikan MK dalam SHRM dan juga menyajikan strategi yang dapat dilakukan untuk menjawab tantangan dalam pengintegrasian MK dalam SHRM. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA). Penelitian ini menggunakan literatur akademis yang berkaitan dengan manajemen kinerja dan manajemen SDM strategis dari basis data terkemuka, yaitu dari Google Scholar, Science Direct, Springer Link, JSTOR, Wiley, Sage, Emerald, dan sumber lain yang relevan, yang diterbitkan dari rentang waktu 2010-2025. Pencarian awal berhasil diidentifikasi sebanyak 250 artikel, kemudian telah dilakukan penyaringan dengan kriteria inklusi yang ketat sehingga ditemukan sebanyak 12 artikel yang kemudian menjadi rujukan utama dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan adanya pergeseran konsep manajemen kinerja yang awalnya adalah alat kontrol hirarki menjadi sistem pemberdayaan yang berkelanjutan. SHRM juga mengalami pergeseran makna dari fungsi administratif menjadi mitra strategis bisnis Penelitian ini menunjukkan tantangan dalam integrasi MK dalam SHRM dan stategi yang dapat dilakukan untuk menghadapinya. Penelitian ini berkontribusi bagi akademisi dan praktisi untuk mengidentifikasi penyebab kegagalan implementasi MK dalam SHRM dan juga saran intervensi yang efektif dalam menginteragsikan MK ke dalam SHRM.