Ulfah, Meutia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI ULANG DENGAN MODERASI STRATEGI PROMOSI PADA PENJUALAN PRODUK OVER THE COUNTER APLIKASI KIMIA FARMA MOBILE Ulfah, Meutia; Prasetiyo, Andri; Amyulianthy, Rafrini
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/n35m3g65

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang produk Over The Counter (OTC) pada aplikasi Kimia Farma Mobile, dengan strategi promosi sebagai variabel moderasi. Konteks penelitian dilatarbelakangi oleh transformasi digital dalam industri farmasi dan tantangan yang dihadapi platform e-commerce kesehatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 384 pelanggan di seluruh Indonesia yang telah melakukan minimal dua kali transaksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online dengan skala interval 1-6. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Square (SEM-PLS) melalui software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, dengan strategi promosi berperan sebagai variabel moderasi. Temuan mengungkapkan bahwa keberhasilan platform digital farmasi tidak hanya bergantung pada harga kompetitif, tetapi juga pada kualitas produk, layanan, dan strategi promosi yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur e-commerce farmasi dan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi platform digital, khususnya dalam meningkatkan minat beli ulang konsumen.