Hasbiyanto Baharuddin
Universitas Andi Djemma Palopo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Return On Asset, Debt To Equity Ratio, dan Earning Per Share Annual Terhadap Harga Saham Syariah Perusahaan Tambang pada Jakarta Islamic Index Periode 2019-2024 Tommy Setiawan; Nasrun Julyarman; Hasbiyanto Baharuddin
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan fundamental yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), dan Earning Per Share (EPS) terhadap Harga Saham pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 5 perusahaan sampel yang konsisten terdaftar di JII, dengan total 30 data observasi (data panel). Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda yang meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis (uji t dan uji F) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel ROA, DER, dan EPS berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan kontribusi pengaruh (Adjusted R-Square) sebesar 84,7%, sedangkan sisanya sebesar 15,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) Return on Assets (ROA) berpengaruh negatif terhadap Harga Saham, yang mengindikasikan adanya preferensi investor terhadap nominal laba dibandingkan rasio efisiensi aset pada periode commodity boom; (2) Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham, dan (3) Earning Per Share (EPS) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham, sekaligus menjadi variabel determinan yang paling dominan mempengaruhi keputusan investor.