Putu Riesty Masdiantini
Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Financial Attitude, Payment Gateway Berbasis Qris, Dan Inovasi Produk Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Di Kabupaten Buleleng Kadek Risa Apriantini; Gst. Ayu Ketut Rencana Sari Dewi; Putu Riesty Masdiantini
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10522

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sektor perdagangan di Kabupaten Buleleng, terutama dalam pengelolaan keuangan, pemanfaatan sistem pembayaran digital, dan kemampuan berinovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial attitude, payment gateway berbasis Quick Response Code Indonesian Standard, dan inovasi produk terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan populasi sebanyak 18.375 pelaku usaha dan sampel 126 responden. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude, penggunaan payment gateway berbasis Quick Response Code Indonesian Standard, dan inovasi produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Temuan ini memperkuat Dynamic Capability Theory yang menekankan pentingnya kemampuan pelaku usaha dalam mengelola sumber daya keuangan, mengadopsi teknologi digital, serta melakukan inovasi guna menjaga keberlanjutan kinerja keuangan. Nilai koefisien determinasi sebesar 81,8% menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi kinerja keuangan secara kuat.